Perbandingan Mengunyah Permen Karet,Pemberian Madu dan Mobilisasi Dini Terhadap Kecepatan Kembalinya Peristaltik Usus dan Flatus Pada Pasien Post Sectio Caesarea


Hasrianti, Hasrianti (2022) Perbandingan Mengunyah Permen Karet,Pemberian Madu dan Mobilisasi Dini Terhadap Kecepatan Kembalinya Peristaltik Usus dan Flatus Pada Pasien Post Sectio Caesarea. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P102201021_tesis_26-01-2023 cover1.png

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P102201021_tesis_26-01-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P102201021_tesis_26-01-2023 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P102201021_tesis_26-01-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

HASRIANTI. Perbandingan Efek Mengunyah Permen Karet,Pemberian Madu,dan Mobilisasi Dini Terhadap Kecepatan Kembalinya Peristaltic Usus dan Flatus Pada Pasien Post Sectio Caesarea (dibimbing oleh M.Aryadi Arsyad dan Andi Nilawati Usman).

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efek mengunyah permen karet, pemberian madu, dan mobilisasi dini terhadap kecepatan kembalinya peristaltik usus dan flatus pada pasien post-sectio caesarea. Jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan pendekatan Post-test only Group Design, dilaksanakan di RSIA Sitti Khadijah I Muhammadiyah Makassar. Pengambilan sampel secara purposive sampling jumlah sampel sebanyak 78 ibu post-sectio caesarea dibagi menjadi 3 kelompok yaitu 26 ibu diberi permen karet dengan mobilisasi dini, 26 ibu diberi madu dengan mobilisasi dini, dan 26 ibu hanya mobilisasi dini. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji post hoc Mann- Whitnay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peristatik usus antara jam ke 3, 5 dan 7 pada ketiga kelompok penelitian dengan nilai P = 0,001. Rata-rata jumlah peristaltik usus jam ke 3, 5 dan 7 pada kelompok Permen karet + Mobilisasi dini sebanyak 28 kali, Madu + Mobilisasi dini sebanyak 25 kali dan Mobilisasi dini sebanyak 21 kali. Selanjutnya, terdapat perbedaan waktu flatus antara kelompok penelitian secara signifikan dengan nilai P 0,041. Rata-rata waktu flatus pada kelompok Permen karet + Mobilisasi dini muncul setelah 500 menit, Madu
+ Mobilisasi dini setelah 611 menit dan Mobilisasi dini setelah 754 menit post sectio caesarea. Hal ini menunjukkan bahwa pasien post sectio caesarea yang diberikan permen karet disertai dengan mobilisasi dini dapat mengembalikan fungsi sistem pencernaan lebih baik dan lebih cepat ditunjukkan dengan peningkatan frekuensi peristaltic usus yang lebih tinggi dan waktu flatus yang muncul lebih awal dibandingkan dengan pasien post sectio caesarea yang diberikan madu disertai mobilisasi dini dan jika hanya diberikan mobilisasi dini.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: flatus; madu; mobilisasi dini; peristaltik usus; permen karet; sectio caesarea
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: S.I.P Zohrah Djohan
Date Deposited: 16 Feb 2023 00:33
Last Modified: 16 Feb 2023 00:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/25011

Actions (login required)

View Item
View Item