GAMBARAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2021


Soleha, Dinda (2023) GAMBARAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2021. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C011191187_skripsi_07-11-2022 cover1.png]
Preview
Image
C011191187_skripsi_07-11-2022 cover1.png

Download (201kB) | Preview
[thumbnail of C011191187_skripsi_07-11-2022 1-2.pdf] Text
C011191187_skripsi_07-11-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of C011191187_skripsi_07-11-2022 dp.pdf] Text
C011191187_skripsi_07-11-2022 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C011191187_skripsi_07-11-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Keluarga merupakan suatu institusi sosial paling kecil dan bersifat otonom, sehingga menjadi wilayah domestik yang tertutup dari jangkauan kekuasaan public sehingga kasus kekerasan dalam rumah tangga seakan menjadi masalah internal saja. Terdapat beberapa bentuk kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga antara lain, kekerasan fisik, psikologis, seksual, dan penelantaran ekonomi. Untuk mencegah, melindungi korban serta menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga maka negara masyarakat berkewajiban memberikan perlindungan kepada korban KDRT sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.
Umum : Untuk mengetahui gambaran kasus kekerasan dalam rumah tangga yang diperiksa di RS Bhayangkara Makassar periode Januari-Desember 2021.
Metode : Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari hasil visum yang tercatat di RS Bhayangkara Makassar periode Januari-Desember 2021.
Hasil Penelitian : Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan, menurut usia yakni kelompok usia yang paling banyak pada kasus kekerasan dalam rumah tangga adalah 21-30 tahun sebanyak 75 kasus (36,9%), menurut jenis kelamin menujukkan perempuan lebih banyak dan dominan yaitu ditemukan 200 kasus (99%), menurut status pelaku menjukkan bahwa suami terbanyak dengan jumlah 164 kasus (80,8%), menurut pekerjaan menjukkan bahwa terbanyak penyintas perempuan bekerja sebagai IRT sejumlah 130 kasus (64%), menurut distribusi wilayah kecamatan terbanyak adalah Kec. Tamalate sebanyak 45 kasus (22,1%), menurut frekuensi kejadian diperoleh bahwa terbanyak adalah frekuensi terjadi 1 kali sebanyak 178 kasus (87,6%), menurut lokasi kekerasan terbanyak ditemukan pada regio wajah sebanyak 116 kasus dan luka ditemukan lebih dari satu lokasi, menurut jenis luka bahwa luka memar (trauma tumpul) merupakan jenis luka yang paling banyak ditemukan 84 kasus (41,3%), menurut insiden per bulan menjukkan bahwa setiap bulannya mengalami perbedaan walaupun tidak signifikan, dimana kasus KDRT dewasa dengan jenis kekerasan fisik menjadi peringkat pertama sebanyak 184 kasus dari periode Januari hingga Desember 2021, yakni bulan terbanyak adalah November ditemukan 21 kasus yang diperiksa.
Kesimpulan : Korban KDRT pada umumnya adalah perempuan usia produktif dengan pekerjaan utama adala ibu rumah tangga (IRT). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kekerasan pada kasus KDRT meliputi lokasi kekerasan, jumlah luka, dan jenis luka memiliki ciri khas yaitu jumlah luka multiple, luka yang dialami tidak mematikan (trauma tumpul), dan luka ditemukan lebih dari satu lokasi pada tubuh korban, dan insiden per bulan didominasi oleh kekerasan fisik.
Saran : Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih banyak dan periode waktu yang lebih panjang agar mendapatkan hasil yang lebih lengkap.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 27 Jan 2023 00:40
Last Modified: 27 Jan 2023 00:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/24317

Actions (login required)

View Item
View Item