GAMBARAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA SISWA SMA NEGERI 1 PETASIA KABUPATEN MOROWALI UTARA ANGKATAN 2020/2021


Alifa, Nurul Rizka (2023) GAMBARAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA SISWA SMA NEGERI 1 PETASIA KABUPATEN MOROWALI UTARA ANGKATAN 2020/2021. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C011181361_skripsi_30-12-2022 cover1.png]
Preview
Image
C011181361_skripsi_30-12-2022 cover1.png

Download (196kB) | Preview
[thumbnail of C011181361_skripsi_30-12-2022 1-2.pdf] Text
C011181361_skripsi_30-12-2022 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of C011181361_skripsi_30-12-2022 dp.pdf] Text
C011181361_skripsi_30-12-2022 dp.pdf

Download (598kB)
[thumbnail of C011181361_skripsi_30-12-2022.pdf] Text
C011181361_skripsi_30-12-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Salah satu bentuk pembelajaran yang dapat menjadi solusi selama masa pandemi Covid-19 adalah pembelajaran daring atau online. Pembelajaran online dapat meningkatkan risiko terjadinya computer vision syndrome (CVS). Computer vision syndrome atau disebut juga digital eye strain, digambarkan sebagai kumpulan gejala pada mata dan penglihatan oleh karena penggunaan komputer, tablet, e-reader, dan telepon dalam jangka waktu lama yang menyebabkan tingginya tekanan penglihatan khususnya penglihatan dekat. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian computer vision syndrome pada siswa SMA Negeri 1 Petasia Tahun ajaran 2020/2021. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan total responden sebanyak 161 orang. Data yang digunakan merupakan data primer melalui pengisian google form. Hasil: Dari 161 responden mayoritas siswa tidak mengalami keluhan CVS yakni sebanyak 95 orang (59%) dan 66 orang (41%) mengalami keluhan CVS. Gejala yang paling banyak dikeluhkan oleh responden adalah gejala nyeri kepala yaitu sebanyak 70 orang (44%) dan faktor risiko yang paling banyak ditemukan adalah jarak pandang mata terhadap komputer 108 orang (67.1%). Kesimpulan: Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) memiliki presentasi 41%. Gejala CVS paling banyak dirasakan adalah nyeri kepala. Faktor risiko kejadian CVS paling banyak ditemukan adalah jarak pandang mata terhadap komputer di bawah 50 cm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Jan 2023 07:02
Last Modified: 26 Jan 2023 07:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/24278

Actions (login required)

View Item
View Item