KORELASI SKOR GRACE DAN KOMPLEKSITAS LESI PADA PASIEN NON-STEMI = CORRELATION OF GRACE SCORE AND LESION COMPLEXITY IN NON-STEMI PATIENTS


Ariansyah, Dervin (2022) KORELASI SKOR GRACE DAN KOMPLEKSITAS LESI PADA PASIEN NON-STEMI = CORRELATION OF GRACE SCORE AND LESION COMPLEXITY IN NON-STEMI PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C165171001_tesis_29-07-2022 cover1.png

Download (140kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C165171001_tesis_29-07-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C165171001_tesis_29-07-2022 dp.pdf

Download (406kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C165171001_tesis_29-07-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 November 2024.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit tidak menular paling umum di seluruh dunia, bertanggung jawab sebagai penyebab kematian nomor satu, dimana penyakit kardiovaskular yang cukup umum ditemukan adalah NSTEMI. Parameter penilaian mortalitas dan infark miokard pada kasus NSTEMI dapat dinilai melalui penilaian Skor GRACE. Oleh karena itu, penulis ingin menganalisis mengenai hubungan antara skor GRACE terhadap kompleksitas lesi pembuluh darah yang dialami pasien NSTEMI yang dapat dinilai berdasarkan skor SYNTAX.
Metode: Kami melakukan pengumpulan data catatan medik terhadap pasien yang dirawat dengan diagnosis NSTEMI dan telah menjalani pemeriksaan angiografi coroner di RSUP Wahidin Sudirohusodo. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan berupa skor GRACE dan skor SYNTAX dianalisis dengan metode chi square atau Fischer exact test apabila data tidak memenuhi untuk uji chi square . Nilai korelasi variable dianalisis dengan menggunakan metode pearson, yang jika data tidak terdistribusi normal, maka data dianalisis dengan metode spearman.
Hasil: Hasil Analisa data kami dengan menggunakan uji komparatif chi square dimana data skor GRACE dikelompokkan menjadi kategori rendah (<109), sedang (109-140) dan berat (>140). Sedangkan skor SYNTAX dibagi menjadi 3 kategori, pertama yaitu skor SYNTAX ≤22, kategori kedua yaitu skor SYNTAX 23-32 dan kategori ketiga yaitu skor SYNTAX ≥33. Hasilnya menunjukkan nilai p<0,05, atau dengan kata lain didapatkan hubungan yang signifikan antara skor GRACE dengan skor SYNTAX. Selanjutnya dilakukan pengukuran analisis beberapa variable seperti usia, heart rate, rata-rata tekanan darah sistolik,kadar kreatinin serum, nilai Hs Troponin I, kejadian deviasi segmen ST, skor Killip serta terhadap skor syntax didapatkan p value yang secara berurutan bernilai 0.042, 0.193, 0.605, 0.08, 0.552, 0.001, dan 0.655.
Kesimpulan: Dari penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat korelasi moderate dan signifikan antara skor GRACE dengan kompleksitas lesi koroner yang dinilai dengan skor SYNTAX pada pasien NSTEMI. Dimana Cut-off optimal skor GRACE untuk memprediksi kompleksitas lesi koroner yang berat (skor SYNTAX ³33) yaitu 127.0 dengan nilai sensitifitas 82.61% dan spesifisitas 75.38% dan nilai area under the curve (AUC) yaitu 85.3%.

Keywords : SYNTAX score, GRACE score, NSTEMI

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: SYNTAX score, GRACE score, NSTEMI
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 10 Nov 2022 06:21
Last Modified: 10 Nov 2022 06:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/22871

Actions (login required)

View Item
View Item