PERANAN GLOBAL LONGITUDINAL STRAIN DAN GLOBAL CIRCUMFERENTIAL STRAIN PADA ECHO HEART FAILURE SCORE SEBAGAI PREDIKTOR READMISI DALAM 60 HARI PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG KONGESTIF DENGAN DISFUNGSI SISTOLIK VENTRIKEL KIRI DI KOTA MAKASSAR


Tandean, Dr. Fritzt Alfred (2022) PERANAN GLOBAL LONGITUDINAL STRAIN DAN GLOBAL CIRCUMFERENTIAL STRAIN PADA ECHO HEART FAILURE SCORE SEBAGAI PREDIKTOR READMISI DALAM 60 HARI PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG KONGESTIF DENGAN DISFUNGSI SISTOLIK VENTRIKEL KIRI DI KOTA MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C116216106_tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[thumbnail of Bab I & II] Text (Bab I & II)
C116216106_tesis_bab 1-2.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C116216106_tesis_cover1.jpg

Download (303kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
C116216106_tesis_dp.pdf

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
Frizt. Peranan Global Longitudinal Strain Dan Global Circumferential Strain
Pada Echo Heart Failure Score Sebagai Prediktor Readmisi Dalam 60 Hari Pada
Penderita Gagal Jantung Kongestif Dengan Disfungsi Sistolik Ventrikel Kiri Di
Kota Makassar (Dibimbing oleh: Peter Kabo, Khalid Saleh, Akhtar Fajar
Muzakkir, Burhanuddin Bahar)
Pendahuluan. Gagal jantung merupakan masalah kesehatan utama di negara Asia
dan prevalensinya lebih tinggi dibandingkan dengan negara Barat. Tingkat
kematian dan readmisi akibat gagal jantung terus meningkat tiap tahunnya.
Sulawesi Selatan masuk dalam tiga besar provinsi dengan tingkat kematian gagal
jantung terbanyak. Salah satu metode untuk menilai readmisi yaitu dengan
pemeriksaan ekokardiografi. Parameter yang sering digunakan dalam praktik
klinis yaitu fraksi ejeksi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa parameter
speckle tracking lebih sensitif untuk memprediksi readmisi pasien gagal jantung.
Pada penelitian ini mencoba untuk melihat peranan parameter ekokardiografi
Global Longitudinal Strain (GLS) dan Global Circumferential Strain (GCS)
terhadap skor Echo Heart Failure Score (EHFS) sebagai prediktor readmisi dalam
60 hari pasien gagal jantung.
Metode dan Hasil. Penelitian ini menggunakan metode studi cohort prospective
yang dilakukan pada bulan November 2018- Februari 2019 menggunakan sampel
yang diambil secara kolektif saat pasien masuk melalui instalasi rawat inap Pusat
Jantung Terpadu RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo dan dilakukan peninjauan
hingga 60 hari pasca rawat jalan. Jumlah sampel 175. Pada penelitian ini
menunjukkan GLS dan GCS merupakan parameter yang sangat sensitif dan
spesifik dalam memprediksi kejadian readmisi dalam 60 hari dengan nilai
AUC>0.7. Skor EHFS memiliki sensitivitas 71% pada penelitian ini. Kedua
paremeter ini kemudian digabungkan dan menunjukkan bahwa dengan
penambahan parameter GLS dan GCS terhadap skor EHFS meningkatkan nilai
prediksi (AUC 0.850 vs 0.820) dan meningkatkan sensitivitas menjadi 79%.
Kesimpulan. GLS dan GCS dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi
readmisi dalam 60 hari pada pasien gagal jantung dengan sensitivitas dan
spesifisitas yang sangat baik. Parameter ini berperan pada skor EHFS karena
dapat meningkatkan nilai prediksi dalam readmisi denga nilai sensitifitas 79% dan
spesifisitas 83%, dimana makin tinggi skor GLS dan GCS pada skor EHFS maka
risiko readmisi pasien gagal jantung juga semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: GLS, GCS, EHFS, readmisi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 10 Nov 2022 01:44
Last Modified: 10 Nov 2022 01:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/22564

Actions (login required)

View Item
View Item