Feline Infectious Peritonitis (FIP) Pada Kucing Domestik Di UPTD Puskeswan Kota Makassar = Feline infectious peritonitis (FIP) on domestic cats in UPTD Puskeswan Makassar City


Lestari, Ayu (2022) Feline Infectious Peritonitis (FIP) Pada Kucing Domestik Di UPTD Puskeswan Kota Makassar = Feline infectious peritonitis (FIP) on domestic cats in UPTD Puskeswan Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C024202010_skripsi_29-06-2022 cover1.png

Download (107kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C024202010_skripsi_29-06-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C024202010_skripsi_29-06-2022 dp.pdf

Download (336kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C024202010_skripsi_29-06-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2024.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Feline Infectious Peritonitis (FIP) merupakan penyakit sistemik dan kronik yang dapat menyebabkan kematian, yang disebabkan oleh Feline Coronavirus (FCoV). Feline Coronavirus (FCoV) merupakan virus RNA dan beramplop. Seekor kucing domestik datang ke UPTD Puskeswan Kota Makassar dengan keluhan kondisi perut besar yang tidak simetris dengan berat badan pasien, terlihat kucing kesulitan bernafas, owner mengira kucingnya bunting. Tujuan dari laporan ini yaitu untuk mengetahui penanganan dan pengobatan kasus Feline Infectious Peritonitis (FIP). Laporan kasus ini menggunakan metode pemeriksaan, yaitu ultrasonografi (USG), pemeriksaan makroskopik akumulasi cairan abdomen, tes Rivalta, dan rapid tes FIP, serta menggunakan metode abdominosentesis untuk menangani abdomen yang membesar. Hasil pemeriksaan USG ditemukan akumulasi cairan pada rongga abdomen yang berwarna hitam (anechoic), hasil pemeriksaan makroskopik cairan berwarna kuning keemasan kemerah-merahan, hasil test Rivalta dinyatakan positif karena cairan abdomen yang secara perlahan melayang turun ke dasar tabung seperti ubur-ubur (jellyfish), hasil rapid tes memperlihatkan dua garis merah yang dimana menandakan bahwa kucing positif mengalami Feline Infectious Peritonitis, dan pada penanganan Abdominosentesis diperoleh hasil banyaknya akumulasi cairan yang berwarna kuning kemerah-merahan dan berbusa. Terapi pengobatan yang diberikan berupa antibiotik, antiinflamasi, vitamin pemacu pertumbuhan dan hematopoietik, dan suplemen untuk membantu memelihara kesehatan fungsi hati.

Keywords : Feline coronavirus, feline infectious peritonitis, kucing

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Feline coronavirus, feline infectious peritonitis, cat
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 24 Oct 2022 00:25
Last Modified: 24 Oct 2022 00:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/22218

Actions (login required)

View Item
View Item