PENYAJIAN DATA KONDISI FISIK SALURAN IRIGASI PRIMER DAN SEKUNDER PADA DAERAH IRIGASI KAMPILI KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA, PROVINSI SULAWESI SELATAN = Presentation of Data on the Physical Condition of Primary and Secondary Irrigation Channel in the Kampili Irrigation Area, Pallangga District, Gowa District, South Sulawesi Province.


Febrianty, Febrianty (2022) PENYAJIAN DATA KONDISI FISIK SALURAN IRIGASI PRIMER DAN SEKUNDER PADA DAERAH IRIGASI KAMPILI KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA, PROVINSI SULAWESI SELATAN = Presentation of Data on the Physical Condition of Primary and Secondary Irrigation Channel in the Kampili Irrigation Area, Pallangga District, Gowa District, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G041171330_skripsi_06-09-2022 cover1.jpg

Download (222kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G041171330_skripsi_06-09-2022 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G041171330_skripsi_06-09-2022 dapus.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
G041171330_skripsi_06-09-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2024.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Pemeliharaan jaringan irigasi merupakan upaya menjaga dan mengamankan jaringan irigasi, agar berfungsi dengan baik. Terganggunya saluran irigasi primer dan sekunder sangat mempengaruhi proses penyaluran air sehingga efisiensi dan efektifitas irigasi menjadi menurun dan berakibat pada proses pengaliran air ke area persawahan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021-Maret 2022 di Daerah Irigasi Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menampilkan peta yang berisikan informasi kondisi fisik dari saluran irigasi primer dan sekunder. Terdapat pula informasi mengenai
efisiensi penyaluran air saluran di D.I Kampili. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh di lapangan seperti data panjang saluran yang mengalami kerusakan. Data sekunder diperoleh dari beberapa instansi yaitu, data peta administrasi, skema jaringan, luas layanan dan data debit per segmen saluran. Dari hasil pengambilan data kemudian diolah kedalam perhitungan efisiensi saluran dan tingkat kerusakan saluran per-segmen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Panjang keseluruhan saluran primer sebesar 7.833,00 m dengan panjang saluran yang rusak sebesar 501,70 m maka tingkat kerusakan pada saluran primer sebesar 6,40% atau saluran dalam kondisi baik. Sedangkan panjang keseluruhan saluran sekunder sebesar 24.441,85 m dengan panjang saluran yang rusak sebesar 4.111,50 m maka tingkat kerusakan saluran sekunder sebesar 16,82% atau saluran dalam kondisi rusak ringan. Panjang keseluruhan saluran primer dan sekunder yang ada di Kec. Pallangga sebesar 32.274,85 m dan tingkat kerusakan saluran secara keseluruhan sebesar 14,29% atau saluran di Kec. Pallangga dalam keadaan rusak ringan dan memerlukan perawatan.

Keywords : Jaringan irigasi, Tingkat kerusakan, efisiensi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: irrigation network, damage rate, efficiency
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Teknik Pertanian
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 14 Oct 2022 01:41
Last Modified: 14 Oct 2022 01:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/21592

Actions (login required)

View Item
View Item