Analisis Kehilangan Air Irigasi Saluran Sekunder pada Daerah Irigasi Dakaino = Analysis of Secondary Irrigation Water Loss in the Dakaino Irrigation Area


Hamid, Irvan (2021) Analisis Kehilangan Air Irigasi Saluran Sekunder pada Daerah Irigasi Dakaino = Analysis of Secondary Irrigation Water Loss in the Dakaino Irrigation Area. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D012171028_tesis_cover1.jpg

Download (192kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D012171028_tesis_bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D012171028_tesis_dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D012171028_tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Saluran D.I. dakaino terbagi atas 2 jenis, yaitu saluran pasangan batu dengan panjang 1848 m dan saluran beton pracetak dengan Panjang 617 m. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan pengukuran lapangan, rumus empiris dan simulasi dengan menggunakan HEC-RAS, parameter yang menjadi pembanding dalam tiap analisa antara lain ada tinggi muka air, debit pada saluran, kekasaran saluran, kehilangan energi pada saluran dan efisiensi
Berdasarkan hasil pengukuran lapangan diketahui nilai manning untuk saluran beton pracetak adalah 0.011 dan saluran pasangan batu adalah 0.048. analisa Kehilangan Energi air karena gesekan dan belokan pada saluran Beton Pracetak diketahui Kehilangan Energi air sebesar 0.39 meter dari panjang saluran 617 meter sedangkan pada saluran pasangan batu dengan panjang 1848 meter diketahui terdapat Kehilangan Energi air sebesar 19.84 meter. Pasangan batu memiliki kehilangan energi yang besar karena kekasaran saluran pasangan batu. Bentuk permukaan yang kasar akan memberikan kehilangan energi yang besar karena mempunyai nilai tahanan yang besar. Dari pengukuran di lapangan, terdapat kehilangan air sebesar 0.03 m3/det pada saluran Beton Pracetak sepanjang 617 meter, Sedangkan dari hasil analisa empiris kehilangan air karena evaporasi sebesar 0.00000323 m3/det, sedangkan pada saluran pasangan batu sepanjang 1848 m terdapat kehilangan air sebesar 0,07 m3/det dan dari hasil analisa empiris kehilangan air karena evaporasi sebesar 0.0000126 m3/det. Efisiensi saluran di D.I. Dakaino, dari hasil tersebut diketahui efisiensi saluran beton pracetak sepanjang 617 meter adalah 66.39% sedangkan pada saluran pasangan batu sepanjang 1848 meter diketahui efisiensinya adalah 66.87%.

Keywords : Saluran Beton Pracetak, saluran pasangan batu, kehilangan energi, kehilangan air, evaporasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Precast concrete drain, masonry drain, loss of energy, water loss, evaporation
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 12 Oct 2022 06:03
Last Modified: 12 Oct 2022 06:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/21108

Actions (login required)

View Item
View Item