Evaluasi Penerapan Praktik Berbasis Bukti Perawatan Luka Kaki Diabetes Pada Perawat Luka Di Indonesia = The Evaluation Of Implementing Evidance-Based Practice Of Diabetic Foot Ulcers Care For Wound Nurses In Indonesia


Syalmiati, Syalmiati (2022) Evaluasi Penerapan Praktik Berbasis Bukti Perawatan Luka Kaki Diabetes Pada Perawat Luka Di Indonesia = The Evaluation Of Implementing Evidance-Based Practice Of Diabetic Foot Ulcers Care For Wound Nurses In Indonesia. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012192001_tesis_26-08-2022 cover1.png

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R012192001_tesis_26-08-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012192001_tesis_26-08-2022 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R012192001_tesis_26-08-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Dampak dari kasus luka kaki diabetes (LKD) di seluruh dunia yaitu tingginya angka infeksi, amputasi, dan kematian. Perawat memiliki peran melalui implementasi Evidence-based Practice (EBP) pada penderita LKD. Sayangnya implementasi EBP bagi perawat luka di Indonesia belum diketahui. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan EBP pada perawatan LKD pada perawat luka di praktik mandiri perawatan luka Indonesia. Metode: Metode penelitian ini adalah mixed-methods dengan rancangan explanatory sequential. Fase kuantitatif menggunakan kuesioner EBPQ secara online menggunakan google form (mengevaluasi pengetahuan, sikap, dan praktik perawat). Fase kualitatif dilakukan wawancara semi terstruktur secara online melalui aplikasi zoom, dan data diolah dengan open code 4.03. Partisipan yang direkrut dari praktik mandiri perawatan luka di Indonesia. Hasil: Hasil fase kuantitatif didapatkan bahwa mayoritas partisipan memiliki pengetahuan yang baik (n: 54, 39.7%), sikap yang cenderung paling setuju pada pernyataan positif (n: 45, 33.1%), dan cukup sering (n: 64, 47.1%) melakukan praktik EBP di praktik mandiri perawatan luka Indonesia. Sedangkan fase kualitatif didapatkan tiga tema (persepsi perawat luka tentang pelaksanaan EBP pada perawatan LKD, implementasi EBP pada manajemem perawatan LKD, dan hambatan dalam penerapan EBP). Kesimpulan: Penelitian ini memperlihatkan bahwa secara umum perawat luka di Indonesia telah mempraktikkan EBP dengan baik begitupun pada sikap dan pengetahuan mereka terkait EBP. Hasil wawancara memperlihatkan beberapa hambatan yang dialami perawat dalam penerapan EBP seperti kendala bahasa, tidak menguasai teknologi, dan skill pencarian artikel yang masih kurang. Selain itu didapatkan juga hambatan pelaksanaan EBP ini adalah dari faktor penderita dan keluarga yang menolak mengikuti intervensi perawatan luka yang berbasis EBP dikarenakan alasan kurang motivasi, kurang kepedulian, persepsi yang keliru, dan biaya perawatan yang lebih mahal. Sehingga, pentingnya EBP berbasis clinical guideline yang dapat digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal di praktik mandiri.

Kata Kunci: Barriers, Evidence-based practice, Luka kaki diabetes, Perawat luka.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Barriers, Evidence-based practice, Luka kaki diabetes, Perawat luka.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 22 Sep 2022 03:01
Last Modified: 22 Sep 2022 03:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/18663

Actions (login required)

View Item
View Item