Struktur Komunitas Makrozoobentos Sebagai Indikator Ekologi Pada Tambak Baru dan Lama di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep = The Structure Of Makrozoobenthos Community As an Ecological Indicator In New and Old Ponds in Pangkajene District, Pangkep Regency


Amir, Muhammad Rafli (2022) Struktur Komunitas Makrozoobentos Sebagai Indikator Ekologi Pada Tambak Baru dan Lama di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep = The Structure Of Makrozoobenthos Community As an Ecological Indicator In New and Old Ponds in Pangkajene District, Pangkep Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L021181025_skripsi_29-07-2022 cover1.png

Download (77kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L021181025_skripsi_29-07-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L021181025_skripsi_29-07-2022 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L021181025_skripsi_29-07-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Tambak merupakan badan air yang terbentuk secara alami atau antropogenik dan bersifat permanen maupun musiman yang berfungsi sebagai media pembudidayaan atau pengkayaan organisme akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur komunitas makrozoobentos dengan melihat kelimpahan dan komposisi jenis serta menganalisis indeks ekologi, untuk menentukan status kelayakan tambak baru dan lama dalam pembudidayaan udang windu di Kecamatan Pangakejene, Kabupaten Pangkep. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret tahun 2022, dan berlokasi di dua tempat yaitu Kelurahan Sibatua dan Kelurahan Tekolabbua Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Penelitian ini dilakukan dengan melalui beberapa tahap yang dimulai dari penentuan stasiun, proses sampling makrozoobentos dan sedimen, pengukuran kualitas air, analisis kondisi dan identifikasi makrozoobentos, analisis ukuran butir dan bahan organik terlarut sedimen, dan diakhiri dengan analisis serta penyajian data. Hasil penelitian didapatkan 2.366 total individu dan 22 spesies yang berasal dari berbagai stasiun tambak lama dan tambak baru, serta terdapat 4 individu yang tidak dapat diidentifikasi. Cerithidea cingulata dan Tarebia granifera merupakan spesies yang memiliki kelimpahan tertinggi karena dapat ditemukan di setiap stasiun tambak lama dan tambak baru. Stasiun tambak baru Kelurahan Tekolabbua memiliki nilai indeks keanekaragaman (H’) dan Keseragaman (E) tertinggi, dengan nilai H’ (0,917) dan nilai E (0,285). Sedangkan indeks dominansi tertinggi berada pada stasiun tambak lama Kelurahan Sibatua, dengan nilai C (0,670). Rendahnya indeks keanekaragaman dan keseragaman, serta indeks dominansi yang tergolong kategori sedang menandakan bahwa stasiun tambak lama dan tambak baru di lokasi penelitian mengalami tekanan ekologi yang mengindikasikan bahwa kelayakan tambak tersebut sangat rendah untuk pembudidayaan udang windu.

Keywords : Makrozoobentos, Struktur Komunitas, Tambak Baru, Tambak Lama, Indeks Ekologi, Status Kelayakan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 16 Aug 2022 02:11
Last Modified: 16 Aug 2022 02:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/18020

Actions (login required)

View Item
View Item