Efek Modulasi Ekstrak Buah Bligo (Benincasa hipsida Thunb.) Terhadap Aktivitas Antibakteri Kloramfenikol dalam Menghambat Salmonella Typhi = Modulation Effect of Bligo Fruit Extract (Benincasa hipsida Thunb.) on Chloramphenicol Antibacterial Activity Inhibit Salmonella Typhi


Armadani, Sri (2022) Efek Modulasi Ekstrak Buah Bligo (Benincasa hipsida Thunb.) Terhadap Aktivitas Antibakteri Kloramfenikol dalam Menghambat Salmonella Typhi = Modulation Effect of Bligo Fruit Extract (Benincasa hipsida Thunb.) on Chloramphenicol Antibacterial Activity Inhibit Salmonella Typhi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
N011181035_skripsi_01-07-2022 cover1.png

Download (129kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N011181035_skripsi_01-07-2022 1-2.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N011181035_skripsi_01-07-2022 dp.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
N011181035_skripsi_01-07-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (253kB)

Abstract (Abstrak)

Kloramfenikol masih menjadi antibiotik lini pertama yang digunakan untuk pengobatan demam tifoid; namun, resistensinya terhadap Salmonella Typhi telah dilaporkan dalam beberapa penelitian. Penggunaan ekstrak tumbuhan untuk memodulasi aktivitas antibiotik dapat menjadi strategi yang menguntungkan dalam mengatasi masalah ini; sehingga, penemuan ekstrak tumbuhan yang berpotensi menjadi penting. Buah bligo digunakan secara empiris untuk mengobati demam tifoid, namun efek modulasinya belum diketahui. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modulasi ekstrak buah bligo terhdap aktivitas antibakteri kloramfenikol dalam menghambat bakteri S. Typhi. Ekstraksi buah bligo dilakukan dengan metode sonikasi-maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, dilanjutkan dengan metode microdilution checkerboard assay pada microplate 48-sumuran untuk menentukan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) kloramfenikol, ekstrak buah bligo, dan kombinasinya. Faktor modulasi dan nilai Indeks konsentrasi hambat fraksional (FICI) dihitung berdasarkan nilai KHM. Hasil penelitian menunjukkan nilai KHM ekstrak buah bligo, kloramfenikol, dan KHM kloramfenikol kombinasi ekstrak buah bligo secara berturut-turut yaitu >10 mg/mL, 0,005 mg/mL, dan 0,000625 mg/mL. Faktor modulasi yang diperoleh yaitu 8 kali dengan nilai FICI >0,1875 yang berarti ekstrak buah bligo mampu meningkatkan aktivitas antibakteri kloramfenikol dan memberikan efek sinergis dalam menghambat S. Typhi.
Keywords : Ekstrak Buah Bligo (Benincasa hipsida Thunb.), Kloramfenikol, faktor modulasi, konsentrasi hambat minimum, Salmonella Typhi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 25 Jul 2022 02:28
Last Modified: 25 Jul 2022 02:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/17595

Actions (login required)

View Item
View Item