Penggunaan Antibiotik Secara Mandiri pada Mahasiswa Bidang Kesehatan dan Non-Kesehatan Universitas Hasanuddin

Siri, Vireldin Lebonna (2020) Penggunaan Antibiotik Secara Mandiri pada Mahasiswa Bidang Kesehatan dan Non-Kesehatan Universitas Hasanuddin. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011171602_skripsi COVER1.png

Download (163kB) | Preview
[thumbnail of BAB I & II] Text (BAB I & II)
C011171602_skripsi 1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
C011171602_skripsi DP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011171602_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Antibiotik adalah salah satu jenis obat umum yang banyak beredar di masyarakat, hanya saja masih ditemukan perilaku yang salah dalam penggunaan antibiotik yang menjadi resiko terjadinya resistensi antibiotik (Kemenkes RI, 2016). Resistensi antibiotik terjadi ketika adanya perubahan respon daripada antibiotik, yang mengakibatkan infeksi lebih susah diobati karena bakteri telah membangun kekebalannya, hal ini menyebabkan resistensi antibiotik sudah menjadi masalah global yang membutuhkan upaya dari semua negara dan banyak sektor (WHO,2018). Salah satu bentuk penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan dapat memicu resistensi antibiotik adalah Self Medication with Antibiotic (SMA) yaitu penggunaan antibiotik secara mandiri tanpa resep dokter. Pengetahuan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan antibiotik tapi kenyaataannya di beberapa penelitian ditemukan bahwa perilaku SMA ini lebih banyak ditemukan pada mahasiswa jurusan kesehatan dibandingkan mahasiswa non-kesehatan yang berarti bahwa perilaku penggunaan antibiotik yang tidak tepat ini lebih banyak dilakukan oleh mahasiswa yang mempunyai pengetahuan lebih tinggi.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan antibiotik secara mandiri pada mahasiswa bidang kesehatan dan non-kesehatan Universitas Hasanuddin.
Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020 dengan 190 sampel yang terdiri dari 90 mahasiswa kesehatan dan 100 mahasiswa kesehatan. Metode pengambilan sampel penelitian ini adalah multistage sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner.
Hasil : Hasil dari penelitian ini adalah 40% mahasiswa kesehatan selalu konsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum meminum antibiotik dibandingkan mahasiswa non-kesehatan yang hanya 20% menjawab selalu dan 80% sisanya tidak selalu berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi antibiotik. Dari uji Mann-Whitney didapatkan mean daripada mahasiswa kesehatan adalah 117,26 yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa non-kesehatan dengan mean 75,92. Selain itu dari uji Mann Whitney didapatkan Asym. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05).
Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan antibiotik secara mandiri pada kelompok mahasiswa kesehatan dan mahasiswa non kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Skripsi-S1)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: wahyuni aras
Date Deposited: 22 Dec 2020 05:18
Last Modified: 22 Dec 2020 05:18
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/1644

Actions (login required)

View Item
View Item