PENGGUNAAN INSTRUMEN UNTUK MENGUKUR HEALTH LITERACY PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIK: SCOPING REVIEW


Putri, Isna Faradiba (2020) PENGGUNAAN INSTRUMEN UNTUK MENGUKUR HEALTH LITERACY PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIK: SCOPING REVIEW. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012181046_tesis cover.png

Download (197kB) | Preview
[thumbnail of BAB I & II] Text (BAB I & II)
R012181046_tesis 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
R012181046_tesis dapus.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R012181046_tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai instrumen-instrumen yang digunakan untuk mengukur HL pada lansia dengan penyakit kronik, dalam konteks pelayanan kesehatan di berbagai negara maju dan negara berkembang.
Metode: Tinjauan ini menggunakan pendekatan scoping review berdasarkan panduan dari JBI. Penelusuran literatur dilakukan melalui database elektronik yaitu Pubmed, EBSCO, Proquest, Science Direct, Cochrane Library dan Garuda serta pencarian sekunder. Artikel akan dimasukkan jika partisipan dalam studi >60 tahun, HL yang diukur pada penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker dan saluran pernapasan kronik, artikel berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan pada jurnal peer review dalam 10 tahun terakhir.
Hasil: Total 22 instrumen HL untuk lansia dengan penyakit kronik diidentifikasi melalui 39 studi. Pengukuran objektif merupakan pendekatan yang paling dominan pada studi-studi (12 instrumen) dan domain literasi fungsional (literasi cetak) merupakan domain yang paling difokuskan pada setiap pengukuran. Selain itu, diidentifikasi 4 instrumen yang dikembangkan khusus untuk populasi lansia, dan 18 lainnya merupakan instrumen pengukuran HL untuk populasi general. Berdasarkan konsep penyakit kronik, 2 instrumen diidentifikasi mengukur HL dengan topik penyakit khusus, yaitu diabetes mellitus dan hipertensi. Pemilihan instrumen HL didasarkan pada tujuan pengukuran dan konteks pelayanan. STOFHLA dan SILS merupakan instrumen yang paling sering digunakan dalam tinjauan ini. Keunggulan kedua instrumen ini adalah pada beban pengukurannya dan validitasnya dalam mengukur HL. Penggunaan instrumen ini untuk populasi lansia di Indonesia dapat dilakukan namun perlu melalui proses validasi dan adaptasi lintas budaya. Sedangkan untuk dapat mengetahui lebih dalam kualitas setiap instrumen, sebuah kajian sistematis perlu dilakukan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: wahyuni aras
Date Deposited: 21 Dec 2020 00:48
Last Modified: 21 Dec 2020 00:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/1548

Actions (login required)

View Item
View Item