PENGARUH ROTASI GIGI TERHADAP INDIKASI KARIES


ALBAAR, FARADIBA (2014) PENGARUH ROTASI GIGI TERHADAP INDIKASI KARIES. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of --faradibaal-4173-1-14-farad-3.pdf] Text
--faradibaal-4173-1-14-farad-3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (590kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Kondisi ketidakteraturan gigi terkadang menjadi polemik bagi
sebagian kalangan. Salah satu ketidakteraturan tersebut adalah rotasi gigi yang
biasanya di sebabkan karena kondisi lengkung rahang tidak seimbang dengan
kondisi lengkung gigi. Hal inilah yang menyebabkan rotasi gigi menjadi salah satu
penyebab terjadinya karies gigi, karena pada gigi yang mengalami kemiringan dari
sumbu gigi akan berdesakan dengan gigi tetangganya sehingga berdampak pada
pembersihan gigi yang lebih sukar di lakukan, oleh karena pembersihan gigi yang
tidak optimal maka rotasi gigi berpotensi sebagai sarana penumpukan plak yang
lambat laun akan menjadi karang gigi sehingga dijadikan retensi yang lebih kuat bagi
bakteri rongga mulut yang akan merusak struktur keras jaringan gigi dan
mengakibatkan terjadinya karies.
Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk melihat adakah pengaruh rotasi gigi
terhadap indikasi terjadinya karies gigi, serta dampaknya pada gigi tetangga dari gigi
rotasi.
Metode penelitian : penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik
dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional study. Jumlah sampel 30
orang yang memenuhi kriteria penelitian yang telah di tentukan. Pemeriksaan yang di
lakukan adalah pemeriksaan langsung terhadap sampel dimana peneliti ingin melihat
pengaruh rotasi gigi terhadap indikasi karies dan melihat adakah dampak yang terjadi
pada gigi tetangga dari gigi rotasi tersebut.
Hasil : dari penelitian yang dilakukan terlihat ada pengaruh rotasi gigi terhadap
penyebab terjadinya karies di karenakan pada 30 sampel rotasi gigi terdapat 21 orang
atau (70,0%) yang mengalami karies yang bermakna positif yang artinya lebih dari
setengah sampel rotasi gigi yang di ambil mengalami karies. Sedangakan yang tidak
mengalami karies pada rotasi gigi hanya berkisar 9 orang atau (30,0%). Dari hasil
statistik uji chi-square diperoleh niali p = 0,002 yang bermakna bahwa ada pengaruh
rotasi gigi terhadap kejadian karies. nilai pValue jauh dari angka nilai alpha 0,05
(p<0,05) Berdasarkan hasil uji statistik pada level signifikansi 73,5% diperoleh p
value 0,002 jauh lebih kecil dari nilai alpha 0,005 bermakna ada hubungan yang
signifikan antara rotasi gigi sebagai salah satu penyabab terjadinya karies.
Kesimpulan : Rotasi Gigi atau kemiringan posisi gigi berpengaruh terhadap factor
terjadinya karies karena menjadi retensi yang baik bagi sisa-sisa makanan di dalam
rongga mulut. Hal ini di buktikan dengan diperolehnya p value 0,002 yang artinya
memiliki berpengaruh terhadap indikasi karies.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 01 Apr 2022 02:27
Last Modified: 01 Apr 2022 02:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/14977

Actions (login required)

View Item
View Item