Sebaran Spasial dan Struktur Komunitas Fitoplankton yang Berpotensi Menyebabkan Harmful Algae Blooms (HABs) di Perairan Teluk Laikang, Sulawesi Selatan

Trimurti, Fadilla (2022) Sebaran Spasial dan Struktur Komunitas Fitoplankton yang Berpotensi Menyebabkan Harmful Algae Blooms (HABs) di Perairan Teluk Laikang, Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab I & II] Text (Bab I & II)
L011171512_skripsi_24-02-2022 1-2.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011171512_skripsi_24-02-2022 cover.png

Download (216kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
L011171512_skripsi_24-02-2022 dp.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
L011171512_skripsi_24-02-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Keberadaan zat hara seperti nitrat dan fosfat dapat berdampak positif bagi pertumbuhan fitoplankton. Namun, apabila konsentrasi zat hara sangat tinggi di perairan maka dapat menyebabkan ledakan populasi fitoplankton atau Harmful Algae Blooms (HABs) di perairan. Ledakan fitoplankton di perairan memberikan dampak negatif bagi ekosistem di sekitarnya, biota laut dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran spasial dan struktur komunitas fitoplankton yang berpotensi menyebabkan HABs di Perairan Teluk Laikang, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni Tahun 2021. Hasil penelitian ditemukan 20 jenis fitoplankton HABs dari 2 kelas yaitu Bacillariophyceae (8 jenis) dan Dinophyceae (12 jenis). Kelas Bacillariophyceae memiliki persentase lebih tinggi yaitu sebesar 93% sedangkan Dinophyceae sebesar 7%. Status kelimpahan fitoplankton HABs tergolong tidak blooming, dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada Stasiun 4 (Kontrol) yaitu 210 ± 80 sel/L. Indeks keanekaragaman fitoplankton HABs (H’) tergolong sedang dengan nilai 1,576 – 2,332, indeks keseragaman (E) Stasiun 1 (Barat) dan Stasiun 4 (Kontrol) tergolong sedang dengan nilai 0,568 dan 0,582 sedangkan Stasiun 2 (Utara) dan Stasiun 3 (Selatan) tergolong tinggi yaitu 0,807 dan 0,823, indeks dominansi (D) tergolong rendah dengan nilai 0,135 – 0,357. Secara spasial, fitoplankton HABs berdasarkan stasiun dapat dibedakan menjadi 5 kelompok. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa Stasiun 1.A, 1.B, 1.C, 2.A, 2.B dan 2.C dicirikan dengan parameter suhu dan salinitas yang tinggi. Stasiun 3.A, 3.B dan 3.C dicirikan dengan parameter nitrat dan fosfat yang tinggi. Sedangkan Stasiun 4.A, 4.B dan 4.C dicirikan dengan parameter kecerahan, kecepatan arus dan pH yang tinggi dan terkait dengan kelimpahan fitoplankton HABs yang tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fitoplankton, HABs, Teluk Laikang.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 08 Mar 2022 02:37
Last Modified: 08 Mar 2022 02:37
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/13774

Actions (login required)

View Item
View Item