Perlindungan Tenggiling Hewan Yang Dinobatkan Sebagai "World's Most Trafficked Mammal" Menurut Convention On International Trade In Endangered Species Of Wild Fauna and Flora


Viqransyah, Muhammad (2022) Perlindungan Tenggiling Hewan Yang Dinobatkan Sebagai "World's Most Trafficked Mammal" Menurut Convention On International Trade In Endangered Species Of Wild Fauna and Flora. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B011171327_skripsi_08-12-2021 cover1.png

Download (95kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011171327_skripsi_08-12-2021 1-2.pdf

Download (873kB)
[thumbnail of daftar pustaka] Text (daftar pustaka)
B011171327_skripsi_08-12-2021 dp.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of full taxt] Text (full taxt)
B011171327_skripsi_08-12-2021 ----.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab menurun-nya populasi Tenggiling, keefektifan hukum internasional dan hukum nasional dalam melindungi Tenggiling dan keefektifan penegakan hukum perlindungan Tenggiling di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan sumber hukum primer (konvensi internasional dan peraturan perundang-undangan), bahan hukum sekunder (buku, jurnal, dan bahan bacaan hukum lain), bahan hukum tersier seperti artikel berita.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab penurunan jumlah popilasi Tenggiling adalah faktor ekonomi yang mendorong tinggi-nya angka perburuan dan perdagangan illegal, faktor lingkungan serta pola berpikir masyarakat yang masih masih mewajarkan perilaku perburuan, mengkonsumsi, memperdagangkan hewan langka,pidana rendah serta putusan hakim yang rendah sehingga belum bisa menimbulkan efek jera, instrumen hukum internasional yang tidak memiliki ketentuan mengenai sanksi dan hukum nasional yang masih memiliki banyak kekurangan sehingga kurang efektif dalam memberikan perlindungan kepada hewan langka dilindungi seperti Tenggiling dan yang terakhir adalah penegakan hukum yang masih sangat rendah serta sehingga belum bisa memberikan efek jera kepada para pelaku perdagangan ilegal satwa liar serta kinerja aparat penegak hukum yang masih belum optimal dalam melindungi hewan langka yang dilindungi seperti Tenggiling

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan, Tenggiling, CITES
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 10 Feb 2022 07:23
Last Modified: 10 Feb 2022 07:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/13160

Actions (login required)

View Item
View Item