INSIDEN MUAL MUNTAH PASCA ANESTESI UMUM PADA BEDAH SINUS ENDOSKOPI FUNGSIONAL DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2019

Ismiatun, Ismiatun (2020) INSIDEN MUAL MUNTAH PASCA ANESTESI UMUM PADA BEDAH SINUS ENDOSKOPI FUNGSIONAL DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2019. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011171346_skripsi COVER1.png

Download (167kB) | Preview
[thumbnail of Bab I & II] Text (Bab I & II)
C011171346_skripsi 1-2.pdf

Download (919kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
C011171346_skripsi DP.pdf

Download (345kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011171346_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Anastesia menggambarkan keadaan tidak sadar yang bersifat sementara, karena pemberian obat dengan tujuan untuk menghilangkan nyeri pembedahan. Mual muntah pacsa operasi atau yang biasa disingkat PONV (Post Operative Nausea and Vomiting) merupakan efek samping yang sering terjadi setelah tindakan anestesi dan pembedahan. Mengingat bahwa anestesi umum pada bedah telinga hidung tenggorokkan (THT) sangat penting, maka perlu dikaji seberapa besar pengaruhnya terhadap mual muntah pasca operasi. Berdasarkan dari kondisi permasalahan tersebut, peneliti tertarik mengkajinya melalui penelitian tentang insidensi mual muntah pasca anestesi umum pada bedah THT jenis operasi Sinus Endoskopi Fungsional di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada tahun 2019. Tujuan: Untuk mengetahui distribusi frekuensi mual muntah pasca anestesi umum pada bedah THT jenis operasi Sinus Endoskopi Fungsional di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif, menggunakan data sekunder yaitu rekam medik. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2020 di Rumah Sakit Umum Pendidikan (RSUP) DR. Wahidin Sudirohusodo. Subjek penelitian menggunakan metode total sampling. Hasil: Insidensi mual-muntah pada sampel yang dilakukan bedah THT jenis operasi Sinus Endoskopi Fungsional di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar (2019), yaitu dari 55 sampel sebanyak 8 (14,5%) orang mengalami mual-muntah, sedangkan sisanya 47 (85,45%) orang tidak mengalami mual muntah. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 55 sampel pasien pasca operasi bedah sinus endoskopi fungsional di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada tahun 2019, dapat disimpulkan bahwa pasien yang lebih banyak mengalami kejadian mual muntah pasca operasi bedah sinus endoskopi fungsional adalah pasien wanita dengan kategori usia 21-40 tahun dengan indek massa tubuh obesitas, diberikan anestesi umum dengan premedikasi midazolam, durasi operasi >1 jam, tidak memilik riwayat merokok, dan memiliki riwayat puasa pre-operative. Dan untuk riwayat motion sickness tidak dapat diperhitungkan karena tidak ada sampel pasien yang memiliki riwayat motion sickness, baik pasien yang mengalami kejadian mual muntah maupun pasien yang tidak mengalami kejadian mual muntah.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Skripsi-S1)
Uncontrolled Keywords: PONV, Anestesi umum, Bedah sinus endoskopi fungsional
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 16 Dec 2020 03:48
Last Modified: 16 Dec 2020 03:48
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/1307

Actions (login required)

View Item
View Item