PENOLAKAN DAN PENERIMAAN SOSIAL TERHADAP PENDERITA SINDROM TOURETTE (ANALISIS SEMIOTIKA DARI PRESPEKTIF HUBUNGAN SOSIAL PADA FILM FRONT OF THE CLASS)

Aida, Nurul Iedil (2022) PENOLAKAN DAN PENERIMAAN SOSIAL TERHADAP PENDERITA SINDROM TOURETTE (ANALISIS SEMIOTIKA DARI PRESPEKTIF HUBUNGAN SOSIAL PADA FILM FRONT OF THE CLASS). Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E021171001_skripsi_02-12-2021 cover1.jpg

Download (220kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E021171001_skripsi_02-12-2021 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E021171001_skripsi_02-12-2021 dapus.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E021171001_skripsi_02-12-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL IEDIL AIDA. Penolakan dan Penerimaan Sosial Terhadap Penderita Sindrom Tourette (Analisis Semiotika Dari Prespektif Hubungan Sosial Pada Film Front Of The Class) (Dibimbing oleh Hafied Cangara dan Nurul Ichsani)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi penolakan dan penerimaan sosial terhadap penderita sindrom tourette dalam film Front of the Class melalui adegan-adegan dalamm film. Metode yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna tersembunyi di balik sebuah tanda, seperti yang terdapat dalam film, teks, iklan, dan berita. Penelitian ini tidak membutuhkan populasi ataupun sampling, melainkan melakukan pengumpulan data secara mendalam mengenai fenomena dan objek yang diteliti. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan konsep Triangle of Meaning dari Peirce, yakni Representament, Object, dan Interpretant. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dengan mengkaji dan mempelajari literatur yang ada terkait dengan permasalahan yang akan diteliti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penolakan terhadap penderita Sindrom Tourette dalam film Front of the Class dapat terjadi dimana saja, bahkan dalam lingkungan keluarga. Minimnya pengetahuan dan pemahaman tentang Sindrom Tourette cukup membuat orang-orang disekitar penderitanya akan salah paham. Berbagai stigma yang timbul tentang kemampuan penyandang disabilitas maupun penderita Sindrom Tourette dapat menyebabkan orang lain akan meremehkannya. Hal ini juga menyebabkan keterbatasan dalam memilih dan berkesempatan untuk berpartisipasi dalam sebuah komunitas atau kelompok sosial. Terdapat hal sederhana yang dapat membuat tics pada Sindrom Tourette berkurang. Dengan adanya penerimaan, kesadaran, dan saling menghargai terhadap penderita Sindrom Tourette akan memberi dampak positif baginya.

Item Type: Thesis (Skripsi-S1)
Uncontrolled Keywords: Film, Semiotika, Penolakan dan Penerimaan Sosial, Sindrom Tourette.
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: S.I.P Zohrah Djohan
Date Deposited: 26 Jan 2022 01:55
Last Modified: 26 Jan 2022 01:55
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/12731

Actions (login required)

View Item
View Item