Angka Kejadian dan Patomekanisme Anosmia pada Pasien Covid-19 = Incidence Rate and Pathomechanism of Anosmia in Patients Covid-19


Harun, Andi Faiz (2021) Angka Kejadian dan Patomekanisme Anosmia pada Pasien Covid-19 = Incidence Rate and Pathomechanism of Anosmia in Patients Covid-19. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011181404_skripsi_29-12-20211.png cover.png

Download (182kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C011181404_skripsi_29-12-2021.pdf 1-2.pdf

Download (15MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011181404_skripsi_29-12-2021.pdf dp.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011181404_skripsi_29-12-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Covid-19 adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru yang dinamakan SARS-CoV-2 yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Anosmia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kehilangan kemampuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi suatu bau. Munculnya anosmia sebagai gejala dari Covid-19 telah mengumpulkan banyak perhatian publik karena penilaiannya yang tidak memerlukan intervensi atau prosedur khusus, menjadikannya variabel yang ramah untuk dimasukkan dalam kuesioner atau algoritma skrining Covid-19. Oleh karena itu, literature review ini bertujuan untuk menganalisis tentang angka kejadian anosmia pada pasien konfirmasi Covid-19.
Metode: Pada literatur ini dilakukan pencarian studi literatur menggunakan kata kunci yang sesuai dengan topik, kemudian dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan.
Hasil: Berdasarkan hasil penelusuran jurnal dengan kata kunci yang sesuai, terdapat 8 studi inklusi yang dipublikasikan dari PubMed, Science Direct, dan Google Scholar guna menganalisis angka kejadian anosmia pada penderita Covid19 dan 4 studi yang menganalisis patomekanisme anosmia.
Kesimpulan: Berdasarkan 8 studi penelitian yang dikaji dan dianalisis dapat disimpulkan bahwa angka kejadian gangguan penciuman atau anosmia pada pasien Covid-19 mencapai sekitar 12-96% dari jumlah kasus yang dilaporkan sehingga anosmia dimasukkan ke dalam daftar gejala Covid-19.
Keywords : Covid-19, Anosmia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 18 Jan 2022 05:55
Last Modified: 18 Jan 2022 05:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/12490

Actions (login required)

View Item
View Item