HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK DENGAN STATUS GIZI ANAK BERUSIA 0-24 BULAN DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2019


Kriwangko, Cindy Aprilia (2021) HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK DENGAN STATUS GIZI ANAK BERUSIA 0-24 BULAN DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2019. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C011181068_skripsi1.png cover.png

Download (138kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C011181068_skripsi.pdf 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011181068_skripsi.pdf dp.pdf

Download (493kB)
[thumbnail of full taxt] Text (full taxt)
C011181068_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Angka kejadian PJB di Indonesia diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup (9 : 1000 kelahiran hidup) setiap tahunnya. Secara umum, PJB dibagi menjadi penyakit jantung sianotik atau asianotik . Pada kasus PJB sianotik memiliki risiko untuk menjalani rawat inap dan mortalitas yang tinggi.
Tujuan: Menilai dan menganalisis hubungan antara penyakit jantung bawaan sianotik dengan status gizi anak berusia 0-24 bulan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2019.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien PJB sianotik 0-24 bulan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2019. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran berat badan dan panjang badan pasien PJB sianotik.
Hasil: Proporsi pasien anak dengan PJB Sianotik yang berjenis kelamin perempuan lebih besar daripada laki-laki dengan jumlah pada anak perempuan adalah 12 anak dan laki-laki adalah 8 anak. Tetralogy of Fallot adalah tipe kelainan jantung bawaan sianotik yang terbanyak (70% dari total PJB Sianotik). Pasien dengan kelainan jantung bawaan yang memiliki gizi kurang, perawakan pendek, dan berat badan kurang sebanyak 90% dan gizi baik, perawakan normal, berat badan normal sebanyak 10%. Dengan uji chi-square diperoleh hubungan yang signifikan antara PJB Sianotik dengan status gizi anak 0-24 bulan (p=0,036).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit jantung bawaan sianotik dengan status gizi pada usia anak 0-24 bulan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Dec 2021 00:58
Last Modified: 24 Dec 2021 00:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/11913

Actions (login required)

View Item
View Item