PERAN MODAL SOSIAL KOMUNITAS ‘URBAN FARMING’ DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA Studi Kasus : Lorong Garden, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar


NAUFAL, MUHAMMAD ARIF (2021) PERAN MODAL SOSIAL KOMUNITAS ‘URBAN FARMING’ DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA Studi Kasus : Lorong Garden, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G21116305_skripsi_05-11-2021 Cover1.jpg

Download (285kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G21116305_skripsi_05-11-2021 Bab 1-2.pdf

Download (716kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G21116305_skripsi_05-11-2021 Dapus-lamp.pdf

Download (864kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
G21116305_skripsi_05-11-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Modal sosial merupakan salah-satu syarat yang harus dipenuhi di dalam porses pembangunan Modal sosial yang lemah akan menurunkan semangat gotong- royong, memperparah kemiskinan, meningkatkan pengangguran dan kriminalitas serta bisa menghalangi setiap upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Peran modal sosial terdiri dari tiga antara lain Sharing Information, Coordinating Activities, dan Making Collective Decision. Sharing Information atau berbagi informasi yaitu tindakan setiap individu dalam menyampaikan informasi yang tepat untuk membuat keputusan yang efektif dan efisien.Coordinating Activities yaitu dimana setiap individu mengkoordinasikan segala aktivitas agar lebih memudahkan dalam melaksanakan tindakan dan pengambilan keputusan. Making Collective Decision yaitu dimana setiap individu akan membuat keputusan secara bersama-sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur dan peran modal sosial yang terjalin di dalam komunitas urban farming. Objek penelitian adalah modal sosial yang dimana meneliti 30 anggota/pengururs KWT Dewi Sari Kelurahan Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kombinasi atau lebih dikenal dengan mixed method, yaitu gabungan antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.Hasil penelitian menggambarkan bahwa pada masyarakat lorong garden potensi modal sosialnya relatif tinggi yang dilihat melalui unsur modal sosial, trust, pranata dan jaringan. Hal ini tampak di dalam keseharian masyarakat seperti: saling percaya kepada rukun tetangga, sifat kekeluargaan, sifat tolong menolong, sikap saling membantu, kesetiakawanan sosial, bersikap koperatif, dan semuanya itu, tampil dalam perilaku kolektif masyarakat dalam wujud kegiatan urban farming.
Kata Kunci: Unsur Modal Sosial, Peran Modal, Komunitas Urban Farming, Lorong Garden

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 26 Nov 2021 08:00
Last Modified: 26 Nov 2021 08:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/11455

Actions (login required)

View Item
View Item