KERAGAAN AGRIBISNIS KAKAO GAPOKTAN RESO PAMMASE DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DALAM MENGEMBANGKAN KEMITRAAN


RUKMINI, ST. (2012) KERAGAAN AGRIBISNIS KAKAO GAPOKTAN RESO PAMMASE DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DALAM MENGEMBANGKAN KEMITRAAN. Thesis thesis, Universitas Hassanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
strukmini-2799-1-tesis cover.jpg

Download (237kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
strukmini-2799-1-tesis 1-2.pdf

Download (418kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
strukmini-2799-1-tesis dapus-lam.pdf

Download (308kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
strukmini-2799-1-tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
ST. RUKMINI. Keragaan Agribisnis Kakao Gapoktan Reso Pammase
dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya dalam Mengembangkan
Kemitraan (dibimbing oleh Darmawan Salman dan Rahman Laba)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keragaan agribisnis
kakao Gapoktan Reso Pammase, 2) keragaan kemitraan Gapoktan Reso
Pammase dengan kelembagaan lain dalam pengelolaan agribisnis kakao,
dan 3) faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kemitraan
Gapoktan Reso Pammase dengan kelembagaan lain dalam
melaksanakan agribisnis kakao.
Penelitian dilakukan pada Gapoktan Reso Pammase yang
berlokasi di Kabupaten Luwu pada tiga kecamatan, yaitu Kec. Larompong,
Larompong Selatan, dan Suli Barat yang menjadi lokasi para kelompok
tani anggota Gapoktan. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif
dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah para stakeholder dan
130 petani Gapoktan Reso Pammase yang ditentukan secara purposive.
Data kuantitatif dianalisis secara statistik dengan menggunakan regresi
linear berganda (SPSS 17).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Gapoktan Reso
Pammase mengembangkan agribisnis kakao, namun kurang
mempehatikan tingkat keterkaitan antarsubsistem dan kurang didukung
oleh ketersediaan lembaga penunjang seperti lembaga perbankan dan
lembaga penelitian. Kedua, Gapoktan Reso Pammase menjalin kemitraan
dengan PT. Bumitangerang Mesindotama, pola kemitraan yang terbentuk
adalah pola kontrak pemasaran, khususnya biji kakao fermentasi. Ketiga,
hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel yang
berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap pengembangan
kemitraan adalah jangka waktu petani telah berusahatani kakao,
ketersediaan sarana transportasi, luas lahan, mutu, ketersediaan sarana
jalan, akses ke sarana input, kontinuitas produksi, dan tingkat
produktivitas.
Kata kunci: kakao, gapoktan, keragaan, agribisnis, kemitraan

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 16 Nov 2021 02:20
Last Modified: 16 Nov 2021 02:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/10810

Actions (login required)

View Item
View Item