KERAGAMAN GENETIK BERBASIS ISSR DAN INFORMASI KANDUNGAN NUTRISI MURBEI (Morus spp.) PADA BEBERAPA PROVENANSI DI SULAWESI SELATAN = GENETIC DIVERSITY BASED ON ISSR AND NUTRITIONAL CONTENT INFORMATION OF MURBEI (Morus spp.) IN SOME PROVENANCES OF SOUTH SULAWESI


AKZAD, MUHAMMAD BIMA (2021) KERAGAMAN GENETIK BERBASIS ISSR DAN INFORMASI KANDUNGAN NUTRISI MURBEI (Morus spp.) PADA BEBERAPA PROVENANSI DI SULAWESI SELATAN = GENETIC DIVERSITY BASED ON ISSR AND NUTRITIONAL CONTENT INFORMATION OF MURBEI (Morus spp.) IN SOME PROVENANCES OF SOUTH SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M012192005_tesis cover1.jpg

Download (257kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M012192005_tesis Bab 1-2.pdf

Download (396kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M012192005_tesis Dapus-lamp.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
M012192005_tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MUHAMMAD BIMA AKZAD. Keragaman Genetik Berbasis ISSR dan Informasi Kandungan Nutrisi Murbei (Morus spp.) pada Beberapa Provenansi Di Sulawesi Selatan dibawah Bimbingan Sitti Nuraeni dan Siti Halimah Larekeng.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetik menggunakan marka Inter Simple Sequence Repeats (ISSR) dan menguji kandungan nutrisi Murbei (Morus spp.) di Kabupaten Wajo, Kabupaten Enrekang, dan Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Pohon Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Tahapan penelitian terdiri dari pengambilan sampel daun di setiap provenansi, Isolasi DNA menggunakan metode CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide), analisis PCR berdasarkan marka ISSR yang dilanjutkan dengan analisis keragaman genetik menggunakan perangkat lunak Darwin 6.5. Sedangkan untuk analisis nutrisi menggunakan metode Gravimetri, metode Kjeldahl, dan metode Luff Schroorl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Primer yang dapat digunakan untuk analisis keragaman genetik murbei adalah primer UBC 810, UBC 813, UBC 814, UBC 820, UBC 822, UBC 823, UBC 824, UBC 827, dan UBC 830. Provenansi Wajo dan Enrekang memiliki nilai Heterozigositas (He) tergolong tinggi yaitu 0.5 dan pada provenansi Soppeng tergolong rendah yaitu 0.4. Nilai rata-rata Heterozigositas sebesar 0.5 sehingga keragaman genetik seluruh provenansi murbei tergolong tinggi. Kadar air tinggi terdapat pada Morus canva, kadar abu dan protein tinggi terdapat pada Morus nigra, kadar lemak tinggi terdapat pada Morus alba, kadar serat tinggi terdapat pada Sp. 3 (China), dan kadar karbohidrat tinggi terdapat pada Morus australis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 11 Nov 2021 14:29
Last Modified: 11 Nov 2021 14:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/10416

Actions (login required)

View Item
View Item