Path: Top >> Tesis >> Kesehatan Masyarakat / Public Health

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA AKTIF ANTIMIKROBA DARI SPONS YANG DIKOLEKSI DARI PERAIRAN PULAU BARRANG LOMPO, MAKASSAR

ISOLATION AND IDENTIFICATION ANTIMICROBE ACTIVE COMPOUND OF SPONGES COLLECTED FROM BARRANG LOMPO ISLAND, MAKASSAR

2005
Tesis/Master Theses from / 2017-05-05 10:18:42
Oleh : RISFAH YULIANTY
Dibuat : 2011-03-08, dengan 0 file

Keyword : Spons, Barrang Lompo , Antimikroba

Spons merupakan salah satu invertebrata filum Porifera yang menghasilkan senyawa aktif dengan variasi struktur yang tinggi dan salah satu aktivitas biologinya adalah sebagai antimikroba. Oleh karena itu penelitian, identifikasi, dan pemanfaatan spons diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa aktif antimikroba dari spons asal perairan Pulau Barrang Lompo, Makassar. Mikroba uji yang digunakan adalah Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans. Bahan uji diperoleh dengan maserasi 14 buah sampel spons dengan metanol yang dilanjutkan dengan partisi berturut -turut menggunakan kloroform dan metanol. Setelah dilakukan uji bioautografi terhadap ekstrak teraktif, senya wa yang menunjukkan aktivitas antimikroba ditentukan golongannya. Nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) ekstrak teraktif ditentukan dengan metode dilusi dan dilanjutkan dengan goresan pada media padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dari sampel spons dengan kode BRLP-009 dan BRLP-010 mempunyai aktivitas paling potensial sebagai antimikroba. Isolasi senyawa aktif BRLP-009 dan BRLP-010 terhadap ekstrak metanol diperoleh masing-masing 1 (satu) senyawa aktif. Nilai KHM isolat J-01 (BRLP-009) adalah 10 ?g/ml untuk bakteri E. coli dan S. typhi, sedangkan isolat PS-01 (BRLP-010) memiliki nilai KHM dan KBM terhadap S. thypii 500 ? g/ml dan S. aureus 250 ?g/ml. Isolat aktif J-01 merupakan senyawa golongan alkaloid dan isolat aktif PS-01 merupakan senyawa golongan terpenoid. Identifikasi struktur dengan spektrofotometer UV dan IR menunjukkan bahwa senyawa tersebut mempunyai ikatan rangkap terkonyugasi, gugus NH (amina sekunder), OH, CO, CH2, CH aromatis dan alifatis.

Deskripsi Alternatif :

Sponge is one of invertebrate belongs to phylum Porifera that produces active compounds with wide variation in structure and one of known pharmacology activity is antimicrobe. Hence the research, discovering, and the use of sponges are needed. The research is intended to isolate and identify antimicrobe active compound from Barrang Lompo Island, Makassar. The test microbes used is Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, and Candida albicans. The substances tested were obtained by means of maceration of 14 sponge samples with methanol followed by partition using solvents of chloroform and methanol respectively. After bioautographic test toward the most active extract was carried out, the group of compounds those showed antimicrobe activity were determined using dilution method followed by streaky on solid media. The study results showed that methanol extracts from sponges samples with code BRLP-009 dan BRLP-010 had the most potent activity as antimicrobe. Isolation of active compound with methanol extract BRLP-009 and BRLP-010 obtained each 1 (one) active compound. The MIC (Minimum Inhibitory Concentration) value of the isolate J-01 (BRLP-009) was 10 ?g/ml to bacteria E. coli and S. typhi, while isolate PS-01 (BRLP-010) had MIC and MLC (Minimum Lethality Concentration) value to bacteria S. aureus 250 ?g/ml and S. typhi 500 ? g/ml. The active isolate J-01 was alkaloid groups and the active isolate PS-01 was terpenoid. Structure identification by UV and IR spectrofotometry showed that the compound of BRLP-009 and BRLP-010 double bond conjugated, they have NH (amine secunder), OH, CO, CH2, CH aromatic and alifatic groups.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

Print ...

Kontributor...


  • Editor: webmin

Download...