Path: Top >> Disertasi

PENGARUH PEMBERIAN MADU DAN EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP STRES OKSIDATIF DAN BERAT BADAN LAHIR PADA IBU HAMIL PEROKOK PASIF

THE EFFECT OF HONEY AND MORINGA OLEIFERA EXTRACT SUPLEMENTATION ON OXIDATIVE STRESS AND BIRTH WEIGHT IN PASSIVE SMOKING PREGNANCY

2015
Disertasi/PhD Theses from / 2016-01-06 11:20:45
Oleh : ANNA KHUZAIMAH
Dibuat : 2016-01-06, dengan 0 file

Keyword : ibu hamil perokok pasif, madu, ekstrak daun kelor, stress oksidatif, BBL

Madu dan ekstrak daun kelor diketahui memiliki aktivitas antioksidanpoten sehingga dapat mencegah stress oksidatif dan kerusakan DNA, sertamemperbaiki status hematologik termasuk pada ibu hamil yang terpapar asaprokok lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruhpemberian antioksidan alami (madu + ekstrak daun kelor) terhadap stressoksidatif ibu hamil perokok pasif dan berat badan lahirPenelitian ini menggunakan rancangan non-Randomized Group pre-posttest dengan sampel adalah ibu hamil perokok pasif yang tinggal di KabupatenTakalar Provinsi Sulawesi Selatan. 80 sampel ibu hamil trimester ketiga ikutdalam penelitian ini yang dipilih secara purposive sampling. Sampel dibagimenjadi dua kelompok perlakuan yaitu kelompok MK yang mengkonsumsimadu + ekstrak daun kelor dan kelompok K yang mengkonsumsi ekstrakdaun kelor saja selama 90 hari. Sebelum dan sesudah intervensi keduakelompok dilakukan pengukuran MDA, 8-OHdG, menggunakan ELISA.Setelah intervensi juga dilakukan pengukuran ET-1 umbilikal, berat plasentadan berat lahirHasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar MDA padakelompok perlakuan madu + kelor (MK) (1.84±20.03 nmol/ml, p>0.05)sedangkan kelompok perlakuan kelor (K) mengalami peningkatan(0,22±15.30nmol/ml, p>0.05) dan terdapat perbedaan bermakna antarakedua kelompok tersebut (p<0.05). Kadar 8-OHdG pada kelompok perlakuanmadu+kelor (MK) mengalami penurunan signifikan (6.09±31.89 ng/ml,p<0.05) sedangkan pada kelompok kelor (K) mengalami peningkatansignifikan (6.87 ±29.41ng/ml, p<0.05) dan terdapat perbedaan bermaknaantara kedua kelompok (p<0.05). Tidak terdapat perbedaan bermakna kadarendothelin-1 pada kedua kelompok perlakuan (p>0.05) dengan rerata padamasing-masing kelompok adalah 157.59±160.67 pg/ml dan 148.38±162.94pg/ml) terdapat perbedaan bermakna berat badan lahir antara keduakelompok perlakuan (p<0.05) dengan rerata masing-masing kelompok3235±385.34 g (MK) dan 3025±367.77 (K).viiPemberian madu dan ekstrak daun kelor pada ibu hamil perokok pasifdapat menurunkan stress oksidatif dan mencegah kerusakan DNA sertamencegah berat badan lahir rendah (BBLR). Penelitian lebih lanjut mengenaidosis efektif madu dan ekstrak daun kelor serta lama pemberiannya sehinggaefektif mencegah stress oksidatif dan kerusakan DNA termasuk akibatketerpaparan asap rokok lingkungan.Kata Kunci : ibu hamil perokok pasif, madu, ekstrak daun kelor, stressoksidatif, BBL

Deskripsi Alternatif :

The study aims to investigate the effect of honey and moringa leafextract supplementation on oxidative stress of passive smoking pregnancyand birth weight. The study was conducted in Takalar in non randomisedgroup pre and post test design. A sampel of 80 pregnant mothers in the thirdtrimester were selected with purposive sampling technique. The sampel wasdivided into 2 treatment groups : HM group (treated with honey and moringaleaf extract) and M group (treated only with moringa leaf extract) for 90 days.MDA and 8-OHdG measurements were performed with ELISA before andafter treatment. The measurement of ET-1 umbilical cord, the weight ofplacenta, and birth weight were conducted after treatment.The study reveals that a decrease in MDA occurs in HM group notsignificantly (1.84±20.03 nmol/ml, p>0.05), while in M group increase notsignificantly (0.22±15.30 nmol/ml, p>0.05) and a significant difference occursbetween the two. The 8-OHdG level in HM group decreases significantly(6.09±31.89 ng/ml, p<0.05) while in M group a significant increase occurs(6.87±29.41 ng/ml, p<0.05). A significant difference between the two(p<0.05). No significant difference between the two in the level of endothelin-1 (p>0.05) with an average in each group of 157.59±160.67 pg/ml (HM) and148.38±162.94 pg/m (M). A significant difference between the two in birthweight (p<0.05) with averages of 3235±385.34 (HM) dan 3025±367.77 (M).Honey and moringa leaf extract supplementation in passive smokingpregnancy can reduce oxidative stress and prevent DNA damage alsoprevent Low Birth Weight (LBW). The next research about effective doses ofhoney and moringa leaf extract also time of the adminitration so that effectiveto prevent oxidative stress and DNA damage including the effect ofsecondhand smoke.Keywords : passive smoking pregnancy, honey, moringa leaf extract,oxidative stress, birth weight

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

Print ...

Kontributor...


  • Editor: Zohra