Path: Top >> Disertasi

EFEK FOTOPROTEKTIF EKSTRAK KEDELAI TOPIKAL TERHADAP PHOTOAGING PADA MENCIT ALBINO YANG DISINARI ULTRAVIOLET- B DENGAN ANALISA (8-OHdG, NFκβ DAN MMP-1)

Photoprotective Effect of Topical Soybean Extract to Photoaging on UV-B Irradiated-Hairless Mice with Analysis (8-OHdG, NFκβ and MMP-1)

2015
Disertasi/PhD Theses from / 2016-01-06 11:18:50
Oleh : ANDI SASTRI
Dibuat : 2016-01-06, dengan 0 file

Keyword : Ekstrak kedelai, Ultraviolet-B, 8-OHdG, NFκβ, MMP1

Andi SastriZainuddin Efek Photoprotektif Ekstrak Kedelai Topikal Terhadap Photoaging Pada Mencit Albino Yang Disinari Ultraviolet-B Dengan Analisa (8-OHdG, NFκβ dan MMP-1) (dibimbing oleh Irawan Yusuf, Nasrum Massi, Khairuddin Djawad)Paparan ultraviolet-B menginduksi secara tidak langsung photoproduct 8-OHdG yang merupakan kerusakan DNA akibat terbentuknya stress oksidatif. Kerusakan tersebut menginduksi, NFκβ, MMP1. sehingga terjadi degenerasi kollagen. Genistein merupakan kandungan utama dari kedelai dan merupakan isoflavone yang memiliki efek antioksidan kuat.Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek ekstrak kedelai topikal terhadap kadar 8-OHdG, NFκβ, dan MMP1 pada mencit albino.Desain penelitian ini adalah true experimental post test design with control group menggunakan mencit albino. Secara acak 24 mencit albino, usia 6-9 minggu, berat 15-25 gram telah digunakan sebagai sampel penelitian dan dikelompokkan dalam enam kelompok perlakuan berbeda. Kelompok I, merupakan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan apapun sebagai kontrol negatif. Kelompok II, merupakan kontrol mendapatkan radiasi UVB. Kelompok III mendapat aplikasi etanol. Kelompok IV,V,VI masing masing mendapat aplikasi ekstrak kedelai 100 ppm, 200 ppm dan 400 ppm. Setiap kelompok II sampai VI mendapat paparan UV-B 3 kali seminggu dengam dosis 500 mJ selama 12 minggu . Mencit menjalani disacrivised 24 jam setelah paparan terakhir dan setiap sampel diambil dan diproses untuk pemeriksaan 8-OHdG, NFκβ dan MMP1.Hasil analisa statistik kadar 8-OHdG antara kontrol tanpa perlakuan dengan kontrol UV-B (p ≤ 0.05) Antara kontrol UV-B ; dengan ekstrak kedelai 100 ppm dan 400 ppm (p ≤ 0.05), sedang dengan ekstrak kedelai 200 ppm (p ≥ 0.05). Hasil analisa statistik NFkB antara kontrol tanpa perlakuan dan kontrol UV-B (p ≤ 0.05). antara kontrol UV-B dengan ekstrak kedelai 100 ppm dan 400 ppm (p ≤ 0.05), dengan ekstrak kedelai 200 ppm (p≥0.05), Hasil analisa statistik kadar MMP1 menunjukkan antara kontrol tanpa perlakuan dan kontrol UV-B terdapat perbedaan bermakna (p≤0.05). antara kontrol UV-B ; dengan ekstrak kedelai 100 ppm, 200 ppm dan 400 ppm (p ≥ 0.05), tetapi kadar rerata MMP1 ekstrak 100 ppm lebih rendah dari control UV-B. Sehingga aplikasi ekstrak kedelai 100 ppm, 200 ppm dan 400 ppm menunjukkan efek fotoprotektif terhadap 8-OHdG , NFκβ, dan MMP1 pada mencit yang diinduksi paparan UV-B, dosis terbaik adalah ekstrak kedelai 100 ppm.Kata kunci : Ekstrak kedelai, Ultraviolet-B, 8-OHdG, NFκβ, MMP1

Deskripsi Alternatif :

Andi Sastri Zainuddin. Photoprotective Effect of Topical Soybean Extract to photoaging on UV-B Irradiated-Hairless Mice with Analysis (8-OHdG, NFκβ and MMP-1) (supervised by Irawan Yusuf, NasrumMassi, Khairuddin Djawad)UV-B light exposure induced the photoproduct called 8-OHdG indirectly and leading to DNA damage through oxidative stress pathway. The effect of destruction on DNA induced the production of 8-OHdG, NFκβ and MMP-1 in which degenerated the collagen of the skin. Genistein is a main content of soybean that the isoflavone inside has the strong antioxidative effect.This study main purpose is to watch the effect of topical soybean extract to 8-OHdG, NFκβ and MMP-1 level on albino hairless mice.Study design focused on true experimental post-test design by using the albino mice control group. We used 24 albino mice randomly, 6-9 weeks old, 15-25 grams weight, as this study sample and grouped in six different treatment groups. Group I as the untreated group-negative control group. Group II as UVB irradiation based control group. Group III as ethanol applicated control group. Group IV was given 100 ppm soybean extract. Group V was given 200 ppm soybean extract. And group VI was given 400 ppm soybean extract.The result based on statistic analysis of 8-OHdG level between the untreated control group to UVB irradiation based control group showed the p value p ≤ 0.05. Between the UVB irradiation based control group to 100 ppm and 400 ppm soybean extract control group showed p≤0.05, while it showed p ≥0.05 on 200 ppm soybean extract control group.The result based on statistic analysis of NFκβ level between the untreated control group to UVB irradiation based control group showed the p value p ≤ 0.05. Between the UVB irradiation based control group to 100 ppm and 400 ppm soybean extract control group showed p ≤ 0.05, while it showed p ≥ 0.05 on 200 ppm soybean extract control group.The result based on statistic analysis of MMP-1 level between the untreated control group to UVB irradiation based control group showed a significant value (p ≤ 0.05). Otherwise, the average value of MMP-1 to 100 ppm soybean extract control group is much lower than the UVB irradiation based control group.In summary, the application of 100 ppm, 200 ppm and 400 ppm soybean extract showed the photoprotective effect to 8OHdG, NFκβ, dan MMP-1 on UV-B induced-hairless mice. And the best dosage using is 100 ppm.Key words : Soybean extract, Ultraviolet-B, 8-OHdG, NFκβ, MMP-1

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

Print ...

Kontributor...


  • Editor: Zohra