Path: Top >> Disertasi

KAPASITAS CABUT JANGKAR PELAT BINTANG PADA TANAH KOHESIF

PULLOUT CAPACITY OF STAR ANCHOR PLATE EMBEDDED IN COHESIVE SOIL

2015
Disertasi/PhD Theses from / 2016-01-06 11:29:51
Oleh : ABDUL RACHMAN DJAMALUDDIN
Dibuat : 2016-01-06, dengan 0 file

Keyword : Jangkar pelat, Jangkar bintang, kapasitas cabut, tanah kohesif

A.R.DJAMALUDDIN, Jangkar tanah umumnya digunakan pada strukturpenahan gaya angkat/cabut dan gaya lateral seperti pada struktur menaratransmisi, turap, dermaga terapung, mooring dolphin dan anjungan lepas pantai.Penelitian tentang jangkar pelat telah banyak dilakukan sebelumnya. Kesulitandalam penggunaan jangkar pelat massif menharuskan penggalian terlebihdahulu sebelum ditanam sehingga akan menyulitkan dalam pemasangan.Dibutuhkan innovasi baru untuk menciptakan model jangkar yang lebih mudahdalam pemasangan namun tetap memiliki kapasitas cabut cukup besar.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas cabut (pulloutcapacity) dari model jangkar bentuk bintang yang merupakan modifikasi darijangkar pelat bentuk lingkaran masif. `Model jangkar bentuk bintang yang dipilihterdiri dari 5, 4 dan 3 daun. Terdapat dua variasi model yaitu (1) diameter tetap,luasan jangkar mengecil. (2) luasan tetap diameter bentuk bintang membesar.Model jangkar pelat lingkaran terbuat dari pelat baja dengan diameter 100 mmdan tebal 5 mm. Untuk bentuk bintang, lebar daun 30 mm dibuat sama. Setiapmodel diuji pada media tanah kohesif terkompaksi pada boks sampel ukuran300x250x 120 cm yang dilengkapi dengan instrumen tes cabut (pullout). Setiapmodel diuji untuk 3 variasi kedalaman yaitu 30 cm, 60 cm dan 90 cm, jumlahmodel yang diuji sebanyak 21 buah. Khusus untuk model bintang yang terpilihhasil uji model fisik divalidasi dengan analisa numerik menggunakan prograqpaket FLAG3D.Hasil penelitian nenunjukkan bahwa untuk model jangkar bintangdengan reduksi luasan(seri A) menunjukkan penurunan kapasitas cabutdibandingkan dengan pelat lingkaran masing-masing untuk kedalaman 30 cm:8,74% untuk 5 daun, 16,39% untuk 4 daun dan 24,6 % untuk 3 daun. Untukkedalaman 60 cm masing-masing 16,00%; 20,00% dan 26,72%. Sedang untukkedalaman 90 cm: 8,90%; 19,23% dan 23,07%. Untuk model jangkar denganluasan tetap(seri B), peningkatan kapasitas cabut untuk masing-masingkedalaman 30 cm: 16,36%; 27,32% dan 50,27%. Kedalaman 60 cm: 4,00%;8,00% dan 18,00%. Sedang kedalaman 90 cm: 5,08%; 10,31% dan 26,92%.Selanjutnya terlihat bahwa kapasitas cabut juga dipengaruhi oleh kedalamanpenanaman. Untuk kedalaman 30 cm ke 60 cm peningkatan kapasitas cabutsangat signifikan, namun untuk kedalaman 60 cm ke 90 cm peningkatannyatidak signifikan lagi. Hasil validasi numerik menggunakan program FLG3Dmemperlihatkan hasil yang identik dengan uji model fisik. Dari hasil uji modeldapat disimpulakan bahwa jangkar pelat bentuk bintang cukup efektif sebagaialternatif model jangkar yang dapat diaplikasikan yang jika dimodifikasi akanmudah dalam pelaksanaan di lapangan.Kata kunci : Jangkar pelat, Jangkar bintang, kapasitas cabut, tanah kohesif.

Deskripsi Alternatif :

-

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

Print ...

Kontributor...


  • Editor: Zohra