Hasanuddin University

Beberapa Indikator Biologi Penangkapan Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus Linn) yang Tertangkap Oleh Alat Tangkap yang Berbeda di Perairan Pantai Pulau Saugi, Kabupaten Pangkajene Kepulauan

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Tandipayuk, Lodewyk
dc.date.accessioned 2013-07-07T23:42:52Z
dc.date.available 2013-07-07T23:42:52Z
dc.date.issued 2013-07-08
dc.identifier.uri http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/5073
dc.description.abstract Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan ukuran individu dan perkembangangonad kepiting rajungan yang tertangkap oleh alat tangkap yang berbeda serta menganalisis kelimpahannya pada daerah penangkapan yang berbeda di perairan Pantai Pulau Saugi, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan perikanan kepiting rajungan, khususnya di Perairan Pantai PulauSaugi. Penelitian dilakukan pada awal bulan Nopember 2012 hingga akhir April 2013 di Pantai Utara dan Tenggara Pulau Saugi. Sampel kepiting rajungan diperoleh dari hasil tangkapan menggunakan jaring insang, bubu, dan cantrang. Parameter yang diamati meliputi bobot individu dan lebar karapas, tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad, nisbah kelamin, kelimpahan dan CPUE alat tangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar karapas rajungan yang tertangkap menggunakan jaring insang lebih lebar dibandingkan dengan bubu dan cantrang. Bobot individu rajungan yang tertangkap menggunakan bubu lebih berat dibandingkan yang tertangkap menggunakan jaring insang dan cantrang. Nisbah kelamin rajungan jantan dan betina yang tertangkap menggunakan ketiga alat tangkap yang digunakan tidak berbeda.Pada rajungan jantan TKG I dan IV dominan pada bulan Desember, TKG III dominan pada bulan Pebruari, sedangkan TKG II dan V dominan pada bulan April. Pada rajungan betina TKG I dan V dominan pada bulan Desember, TKG II dan IV dominan pada bulan April, sedangkan TKG III dominan pada bulan Desember. CPUE pada alat tangkap bubu meningkat selama 4 bulan pengamatan dan tertinggi pada bulan April. Pada alat tangkap jaring insang tertinggi pada bulan Pebruari dan menurun pada bulan April. CPUE alat tangkap cantrang tertinggi pada bulan Desember, menurun pada bulan Pebruari dan kembali meningkat pada bulan April. Kelimpahan kepiting rajungan pada pantai Utara dan Tenggara Pulau Saugi tidak berbeda nyata. Kata-kata kunci: alat tangkap, indikator biologi, Portunus pelagicus Linn, pulau Saugi en_US
dc.subject Research Subject Categories::FORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING::Animal production::Fishery en_US
dc.title Beberapa Indikator Biologi Penangkapan Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus Linn) yang Tertangkap Oleh Alat Tangkap yang Berbeda di Perairan Pantai Pulau Saugi, Kabupaten Pangkajene Kepulauan en_US
dc.type Presentation en_US
dc.UNHAS.email lodewyk_fikpunhas@yahoo.com en_US
dc.UNHAS.Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan en_US
dc.UNHAS.Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan en_US
dc.UNHAS.idno 194809161977021001 en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account