Hasanuddin University

Anlisis pengaruh curah hujan dan angin terhadap trip operasi penangkapan ikan di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author T. Sirenden, Ivander
dc.date.accessioned 2018-06-07T03:07:07Z
dc.date.available 2018-06-07T03:07:07Z
dc.date.issued 2018-06-07
dc.identifier.uri http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/27321
dc.description.abstract Ivander T. Sirenden (L111 11 015), Analisis Pengaruh Curah Hujan dan Angin terhadap Trip Operasi Penangkapan Ikan di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. (Dibawah bimbingan Esther S. Manapa dan Muh. Hatta) Kondisi cuaca buruk di perairan Takalar menyebabkan ratusan kapal nelayan tradisional dan modern takut melaut. Mereka berhenti sementara waktu dalam melakukan penangkapan ikan guna menghindari terjadinya kecelakaan di laut akibat cuaca ekstrim. Sebagian besar kapal nelayan tidak melaut, karena sangat membahayakan keselamatan para nelayan namun ada juga beberapa kapal nelayan yang tetap memberanikan diri untuk tetap melaut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh curah hujan dan angin terhadap frekuensi trip penangkapan ikan yang berbasis di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Curah hujan adalah jumlah air yang jatuh di permukaan tanah datar selama periode tertentu yang diukur dengan satuan tinggi milimeter (mm) di atas permukaan horizontal. Angin adalah massa udara yang bergerak. Angin dapat bergerak secara horizontal maupun secara vertikal dengan kecepatan bervariasi dan berfluktuasi secara dinamis. Faktor pendorong bergeraknya massa udara adalah perbedaan tekanan udara antara satu tempat dengan tempat yang lain. Trip operasi merupakan kegiatan operasi penangkapan ikan sejak unit penangkapan ikan meninggalkan pangkalan menuju daerah operasi, mencari daerah penangkapan ikan. melakukan penangkapan ikan, sampai kembali lagi ke tempat pangkalan asal atau ke tempat pendaratan yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan tidak berpengaruh pada trip operasi penangkapan ikan oleh nelayan di Kecamatan Galesong Utara apabila tidak disertai dengan kecepatan angin yang tinggi. Curah hujan di Indonesia memiliki satu puncak hujan pada bulan tertentu, biasanya terjadi pada bulan Januari dan Maret. Angin sangat berpengaruh besar pada perahu jenis Fiber (1 GT) yaitu sebesar 80% sedangkan pada kapal jenis Jolloro (5-10 GT) dan kapal jenis Pa’rengge (10-30 GT) berpengaruh sangat kecil 0,9% hingga 40%. Kata kunci : Pengaruh Hujan, Angin, Trip Operasi, Penangkapan Ikan, Takalar. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject MARINE SCIENCE en_US
dc.title Anlisis pengaruh curah hujan dan angin terhadap trip operasi penangkapan ikan di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar en_US
dc.type Article en_US
dc.type Book en_US
dc.UNHAS.email ivanderts@gmail.com en_US
dc.UNHAS.Fakultas Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan en_US
dc.UNHAS.Prodi Ilmu Kelautan en_US
dc.UNHAS.idno L11111015 en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account