Hasanuddin University

Analisis Lokasi Kritis Jalur Evakuasi Penumpang Kapal Penyeberangan antar pulau

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Muhammad, Andi Haris
dc.contributor.author Paroka, Daeng
dc.contributor.author Bahrul, Bahrul
dc.date.accessioned 2016-04-29T23:38:35Z
dc.date.available 2016-04-29T23:38:35Z
dc.date.issued 2016-04-30
dc.identifier.isbn 1412-2332
dc.identifier.uri http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/18391
dc.description.abstract Salah satu faktor penting untuk menghindari terjadinya banyak korban jiwa pada suatu kecelakaan kapal penyeberangan adalah penting untuk dianalisis jalur-jalur evakuasi yang digunakan.Kegagalan evakuasi umunya dikarenakan banyaknya penumpang yang terperangkap didalam ruang-ruang kapal. Untuk menghindari terjadinya kegagalan evakuasi tersebut, sejumlah lokasi yang dianggap berpotensi untuk menghambat jalanya proses evakuasi penting untuk diidentifikasi. Paper ini membahas tentang lokasi kritis yang berpotensi untuk mengakibatkan terjadinya kegagalan evakuasi pada kapal penyeberangan atar pulau. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi kritis atau lokasi dimana terjadinya penumpukan penumpang selama proses evakuasi dengan Metode Pergerakan Simultan (MPS). Hasil simulasi menunjukan bahwa total waktu evakuasi yang diperlukan penumpang kelas ekonomi KMP Jatra II mulai meninggalkan ruang penumpang hingga seluruh penumpang berada pada pintu darurat geladak kendaraan adalah 870 detik, waktu tersebut lebih kecil sebagaimana disyaratkan IMO (<60 menit). Potensi kepadatan atau jalur kritis yang terjadiberdasarkan analisis adalah dimulai pada pintu1 dimana jalur tersebut dilalui oleh semua penumpang kelas ekonomi sebelum memasuki koridor 1 dan 2. Jumlah maksimal penumpang yang terakumulasi pada lokasi tersebut berkisar 72 orang pada detik ke 300. Selanjutnya penumpukan penumpang terjadi pada daerah pertemuan penumpang dari koridor 3 dan 4 menuju lokasi ruang emagency.Pada lokasi tersebut terjadi penumpukan penumpang hingga mencapai 76 orang pada detik ke 490.Hasil analisis ini dapat dijadikan dasar untuk menentukan jalur evakuasi alternative atau perubahan jalur evakuasi jika kondisi tersebut dialami pada saat kapal beroperasi.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa potensi lokasi atau titik kritis pada setiap jalur evakuasi terjadi pada pertemuan antara dua atau lebih jalur evakuasi khususnya pada lokasi titik transisi seperti dekat pintu dan tangga atau penyempitan jalur khususnya jalur evakuasi dari ruang penumpang dengan kapasitan penumpang yang besar en_US
dc.relation.ispartofseries Prosiding SENTA 2013 Seminar Nasional Teori dan Aplikasi Teknologi Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Surabaya;D25-31
dc.subject evakuasi, lokasi kritis, penumpang dan kapal penyeberangan en_US
dc.title Analisis Lokasi Kritis Jalur Evakuasi Penumpang Kapal Penyeberangan antar pulau en_US
dc.type Article en_US
dc.UNHAS.email andi_haris@yahoo.com en_US
dc.UNHAS.Fakultas Teknik en_US
dc.UNHAS.Prodi Teknik Sistem Perkapalan en_US
dc.UNHAS.idno 196904042000031002 en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account