Abstract:
Acanthaster planci atau biasa dikenal dengan Crown of Thorns Starfish merupakan salah satu jenis bintang laut raksasa dengan jumlah duri yang banyak dan salah satu hewan pemakan karang yang rakus sehingga keberadaannya perlu dipantau. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui status ekologi A. planci di Perairan Tomia, (2) mengetahui kondisi terumbu karang di Perairan Tomia, dan (3) menganalisis keterkaitan kepadatan A. planci dengan kondisi terumbu karang (tutupan karang hidup dan karang mati). Penelitian dilakukan di bulan Maret - Juni 2011 di Perairan Tomia, Taman Nasional Wakatobi. Lima stasiun di Perairan Tomia ditetapkan berdasarkan sebaran terumbu karang. Untuk penilaian kondisi terumbu karang dilakukan dengan metode Lifeform Intercept Transect (LIT) sedangkan kepadatan A. planci digunakan transek sabuk pada titik yang sama dengan pengamatan kondisi terumbu karang dengan luas area pemantauan 250 m2. Setiap stasiun dilakukan pengamatan pada 2 kedalaman, yaitu kedalaman 3-5 meter dan 7-10 meter. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepadatan A. planci di Perairan Tomia yang berada dalam Status Ancaman ditemukan di Stasiun Waha pada kedalaman 3 – 5 meter, dengan kepadatan mencapai 0,132 individu/m2, sedangkan pada stasiun lain, statusnya masih alami/normal dengan kepadatan A. planci berkisar dari 0-0.012 individu/m2. Kondisi tutupan karang hidup di semua stasiun dan kedalaman bervariasi dari kondisi kritis – baik. Kepadatan A. planci di Perairan Tomia berkorelasi negatif terhadap tutupan karang hidup dan berkorelasi positif terhadap tutupan karang mati, namun tidak signifikan. Meskipun demikian pada kondisi kepadatan A. planci yang tinggi seperti pada Stasiun Waha di kedalaman 3 – 5 meter, telah menyebabkan penurunan penutupan karang hidup dan peningkatan karang mati yang relatif tinggi.