Hasanuddin University

WINDOW LAYERS P-ZNO (ZINC OXIDE) NANOKRISTAL SEBAGAI DIVAIS SEL SURYA DENGAN METODE SPIN COATING SOL GEL

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Gareso1, Paulus. L
dc.contributor.author . Rauf1, N
dc.contributor.author E. Juarlin
dc.contributor.author Sugianto
dc.contributor.author A. Maddu
dc.date.accessioned 2014-10-26T16:37:07Z
dc.date.available 2014-10-26T16:37:07Z
dc.date.issued 2013
dc.identifier.uri http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/11555
dc.description.abstract Telah dilakukan studi tentang window layer p-ZnO (Zinc Oxide) nanokristal sebagai divais sel surya dengan menggunakan metode spin coating sol gel. Ada dua lapisan yang digunakan dalam penelitian ini. Lapisan pertama adalah lapisan yang tidak didoping, sedangkan lapisan kedua adalah menggunakan atom aluminium sebagai doping. Lapisan ini dikarakterisasi dengan menggunakan pengukuran transmitan optik UV-Vis dan difraksi sinar-X (X-RD). Lapisan ZnO dispakan dengan menggunakan zinc asetat dehidrat (Zn(CH3COO)2.2H2O) sebagai prekursor, etanol sebagai solven dan dietanolamin (DEA) sebagai penyeimbang dan AlCl3 sebagai bahan doping. Lapisan ZnO:Al dideposisi pada gelas TCO dengan menggunakan metode spin coating pada suhu ruang dengan kecepatan putar 3000 rpm selama 30 detik. Lapisan yang sudah dideposisi dipanaskan dari suhu 400oC sampai 600oC selama 60 menit. Hasil pengukuran transmitan UV-Vis menunjukkan bahwa sesudah pemanasan 400oC, profil pita energi dari lapisan nanokristal ZnO bergeser ke panjang gelombang pendek. Ini menujukkan bahwa pita energi ZnO:Al meningkat sesudah pemanasan akibat peningkatan ukuran kristal. Seiring naiknya temperatur pita energi tetap. Selain itu, ada terbentuk osilasi kecil sesudah pemanasan dibandingkan dengan sampel sebelum dipanaskan. Dalm hal hasil pengukuran difraksi sinar-X (X-RD), kritalisasi lapisan amorf sebelum pemanasan, dan sesudah pemansan kristalisasi menjadi meningkat. Juga, hasil X_RD menunjukkan struktur nanokristal ZnO:Al adalah berbentuk polikristal hexagonal dengan parameter kisi-kisinya adalah a= 3.290 Å and c = 5.2531 Å. Berdasarkan hasil scanning electron microscopy (SEM), nanowire dan nanorod dapat dilihat sesudah sampel dipanaskan pada suhu 500oC. en_US
dc.description.sponsorship LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher lp2m unhas en_US
dc.subject nanokristal, zinc oxide, sol-gel, spin coating. en_US
dc.title WINDOW LAYERS P-ZNO (ZINC OXIDE) NANOKRISTAL SEBAGAI DIVAIS SEL SURYA DENGAN METODE SPIN COATING SOL GEL en_US
dc.type Article en_US
dc.UNHAS.email lppm@unhas.ac.id en_US
dc.UNHAS.Fakultas MIPA en_US
dc.UNHAS.Prodi MATEMATIKA en_US
dc.UNHAS.idno 196503051991031008 en_US
dc.UNHAS.idno 196006241986012001 en_US
dc.UNHAS.idno '198111062008121002 en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account