Hasanuddin University

UNJUK KERJA STRUKTUR TERENDAM SEBAGAI PENCEGAH EROSI PANTAI

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Paroka, Daeng
dc.contributor.author Rahman, Sabaruddin
dc.contributor.author Paotonan, Chairul
dc.contributor.author Husain, Syahrir
dc.date.accessioned 2014-10-10T05:27:00Z
dc.date.available 2014-10-10T05:27:00Z
dc.date.issued 2013
dc.identifier.uri http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/11439
dc.description.abstract Bangunan pantai terendam secara umum dapat berfungsi sebagai pelindung pantai terhadap serangan gelombang dan erosi pantai, menggantikan fungsi dari struktur konvensional seperti breakwater, revetment dan groin. Namun demikian, sebagai bangunan terendam yang masih kurang dimanfaatkan sebagai pelindung pantai, diperlukan kajian yang lebih mendalam tentang unjuk kerja bangunan tersebut. Melalui penelitian ini, dibahas tentang efektifitas bangunan terendam dalam mengurangi tinggi gelombang serta pengaruhnya terhadap perubahan profil pantai di belakang bangunan. Pengaruh ukuran struktur dan parameter tinggi gelombang terhadap fenomena tersebut menjadi focus dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan melalui uji model fisik di tangki percobaan yang dilengkapi dengan pembangkit gelombang di laboratorium Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin. Struktur terendam tunggal diletakkan di sekitar breaking zone. Ukuran model yang diuji dibuat dalam tiga variasi tinggi bangunan, tingi gelombang divariasikan dalam dua kondisi sementara kedalaman air dan periode gelombang ditetapkan pada satu kondisi. Dasar tangki percobaan dibentuk menggunakan pasir dengan ketebalan 5 cm berdiameter 0,125 – 0,5 mm. Tinggi gelombang diukur pada tiga titik yang diletakkan di depan dan belakang bangunan. Pengukuran tinggi gelombang dan profil pantai dilakukan menggunakan capacitance wave gauge dan point gauge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengisian bangunan dengan kerikil berpengaruh terhadap nilai koefisien transmisi gelombang. Bangunan yang terisi sebagian akan memberikan nilai Kt yang lebih kecil dibanding bangunan yang terisi penuh dengan kerikil. Hal ini dikarenakan bangunan yang terisi sebagian akan menimbulkan turbulensi aliran di dalam bangunan lebih besar dibanding bangunan yang terisi penuh. Sementara perubahan profil pantai di sekitar bangunan lebih dipengaruhi oleh tinggi bangunan itu sendiri. makin tinggi bangunan akan menghasilkan erosi yang lebih kecil. en_US
dc.description.sponsorship LEMBAGA PENELITIAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher LP2M UNHAS en_US
dc.subject UNJUK KERJA STRUKTUR TERENDAM SEBAGAI PENCEGAH EROSI PANTAI en_US
dc.title UNJUK KERJA STRUKTUR TERENDAM SEBAGAI PENCEGAH EROSI PANTAI en_US
dc.type Article en_US
dc.UNHAS.email lp2m@unhas.ac.id en_US
dc.UNHAS.Fakultas Teknik en_US
dc.UNHAS.Prodi Perkapalan en_US
dc.UNHAS.idno 197201181998021001 en_US
dc.UNHAS.idno 197607192001121001 en_US
dc.UNHAS.idno 197506052002121003 en_US
dc.UNHAS.idno 194810161976121001 en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account